Ini Kronologi Kasus Perkosaan Siswi MTs Versi LPA Sumbar

  • Whatsapp
Ilustrasi. FOTO/TRIBUNNEWS
Lembaga Bantuan Hukum Pergerakan Indonesia didampingi Lembaga Perlindungan Anak Sumbar memperlihatkan sejumlah temuan kejanggalan terhadap kasus pemerkosaan siswi Mts di Kenagarian Guguak, Kabupaten 50 Kota.
Lembaga Bantuan Hukum Pergerakan Indonesia didampingi Lembaga Perlindungan Anak Sumbar memperlihatkan sejumlah temuan kejanggalan terhadap kasus pemerkosaan siswi Mts di Kenagarian Guguak, Kabupaten 50 Kota.

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumatera Barat menjelaskan hasil investigasi timnya terhadap kasus dugaan perkosaan seorang siswa Mts berinisial DPN (14) di Kenagarian Guguak, Kabupaten 50 Kota.

LPA Sumbar diwakili relawannya, Nora Fitri mengatakan korban diketahui menghilang oleh pihak keluarga pada tanggal 18 Maret. Berdasarkan pengakuan korban, dirinya saat itu tengah menuju ke sekolah, tepat berada didekat pasar.

Bacaan Lainnya

Tiba-tiba, seorang pelaku yang diketahui berinisial AM (22) mengajak korban untuk naik ke atas motornya. “Tetapi korban sendiri tidak mengenal pria itu, dan tidak ada hubungan seperti yang dikatakan berpacaran. Korban pun menurut karena terasa dihipnotis,” katanya di Kantor LBH-PI Sumbar, Jati, Kota Padang, Senin (21/4).

Semenjak hari itulah keluarga korban mencoba melaporkannya ke Polsek Guguak, tetapi tidak mendapatkan respon. Warga setempat yang khawatir langsung mencoba mencari korban selama empat hari tersebut.

Masih berdasarkan pengakuan korban kepada LPA Sumbar, dirinya mengaku tidur bersama-sama dengan sekitar sepuluh orang pemuda. Bahkan, ia juga berpindah-pindah dari awalnya di Bukit hingga sampai ke rumah kos.

“Untuk pipis saja dia harus menahan, dan untuk keluar dia juga harus memakai sarung dan jaket sembari diiringi oleh pelaku,” ujarnya.

Selama empat hari itulah, korban merasa tidak bisa teriak dan terus dipaksa bersetubuh. “Hasil ini semuanya murni dari pengakuan korban kepada kita dan tidak ada paksaan sedikit pun, kami melakukannya dengan upaya perlindungan,” tegasnya.

Korban dan pelaku pun ditemukan oleh sejumlah warga di kawasan perbukitan dan langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian.

Loading...

Pos terkait