HUT Kota Padang 2017 Jangan Rancak Dilabuah

Mantan Walikota Padang, Fauzi Bahar menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Padang putaran kedua di TPS 8, Kelurahan Kampuang Jao, Kecamatan Padang Barat. Foto : Istimewa
Fauzi Bahar Datuk Nan Sati bersama istri. Foto : Istimewa

Kepemimpinan Wako dan Wawako Padang Mahyeldi dan Emzalmi menurut mantan Walikota Padang Fauzi Bahar sudah sangat tertata dengan rapi dan bersih, tapi perlu dikritisi, katanya saat menghadiri rapat paripurna istimewa HUT Kota Padang 2017 yang ke 348 di gedung DPRD Kota Padang, Jalan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Senin (7/8/2017).

Fauzi juga berbangga atas perolehan Adipura oleh Kota Padang yang terakhir menghilang pada 2009 silam. Namun, Fauzi Bahar juga mengkritisi dibalik kinerja Pemko Padang, salah satunya masih adanya pembiaraan terhadap perilaku menyimpang yakni panti pijat plus-plus, karaoke yang seakan dibiarkan.

Bacaan Lainnya

“Ini kemudian merangsang orang-orang untuk berbuat maksiat, maka Walikota perlu mengiventarisir kembali tempat-tempat seperti itu,” kata Fauzi.

Menurutnya, penataan memang sudah bagus. Tapi, maksiat melambung tinggi hingga 400 persen. Ini karena, ketegasan dari kepala daerah tidak ada. Ia menekankam untuk tidak memberikan izin-izin usaha yang menghancurkan kota, kota yang merupakan ibukota sumbar.

“Orang memandang Padang identik dengan Minangkabau karena ibukota provinsi, ┬ájika Padang ramai maksiat, maka orang menilai negatif, demikian sebaliknya. Mungkin adinda paham apa yang saya maksud,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Fauzi meminta selaku tokoh masyarakat. Walikota Padang Mahyeldi untuk lakukan inpeksi. Ketika hal ini tidak dilakukan katanya, mayarakat kota akaan berpikiran miring.

“Jika kepala daerah tidak melakukan inpeksi dan dengan mudah memberikan izin, serta tempat-tempat hiburan dijadikan ladang untuk merusak generasi muda, maka bisa dikatakan ada sesuatu dalam tanda kutip, baik dirinya sebagai walikota, atau orang-orangya atau oknum pegawainya,” pungkas Fauzi.

Ia berharap gagasan-gagasan meminimalisir tempat maksiat atau perilaku menyimpang segara dituntaskan. “Jangan jadikan Padang rancak di labuah,” ujar Fauzi mengakhiri.

Loading...

Pos terkait

Hosting Unlimited Indonesia