Gubernur Enggan Komentar Terkait Mutasi di Pemko Padang

  • Whatsapp
Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno. FOTO/ANTARA
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno enggan berkomentar terkait mutasi 54 pejabat Pemko yang dilakukan Penjabat (Pj.) Walikota Padang Erizal Agus beberapa waktu lalu.

Ia sendiri menyebut, Gubernur tidak memiliki wewenang untuk mengintervensi kebijakan Bupati maupun Walikota. “Tidak ada namanya intervensi, apalagi saya selaku Gubernur. Itu semua merupakan kewenangan Bupati maupun Walikota,” katanya usai menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kantor Pemprov Sumatera Barat, Jumat (2/ 5).

Gubernur juga menjelaskan bahwa tidak ada urusan maupun aturannya dirinya bisa mengintervensi seorang Walikota. “Tidak ada aturan seperti mengintervensi atau berkaitan dengan mutasi. Jadi, mutasi yang dilakukan Bupati maupun Walikota tidak ada hubungannya dengan Gubernur,” tegasnya.

Selain itu, terkait Erizal Agus yang ditunjuk Gubernur sebagai Pj Walikota Padang, menurutnya itu telah sesuai teknis dan aturan yang berlaku. Ia juga menegaskan, Erizal saat ini bukanlah berwenang untuk ruang lingkup Pemprov Sumbar, namun Kota Padang.

“Saat ini, Erizal adalah Walikota Padang, bukan Kepala Inspektorat. Jadi, tidak ada wewenang saya mengintervensinya,” katanya.

Sebelumnya, Pj Walikota Padang Erizal Agus memutasi setidaknya 52 pejabat struktural Pemko Padang termasuk 16 Kepala Sekolah. Isu bergulir, pemutasian dilakukan sarat dengan adanya kepentingan politik.

Mengingat, Walikota dan Walikota Padang terpilih dijadwalkan akan dilantik pada 13 Mei mendatang. Bahkan, berbagai kalangan menilai bahwa mutasi ini dilakukan untuk membersihkan para pejabat yang dulunya loyal dengan mantan Walikota Padang Fauzi Bahar.

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait