Empat Siswa SD Hanyut, Satu Korban Tewas

  • Whatsapp
Ilustrasi. FOTO/INILAH
Ilustrasi. FOTO/INILAH
Ilustrasi. FOTO/INILAH

Empat orang siswa SD digulung ombak saat tengah bermain di Pantai Parkit VI, Kelurahan Air Tawar, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Jumat (4/4) sore.

Akibatnya, tiga korban berhasil diselamatkan, namun satu korban lagi ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Keempatnya diketahui hanyut pertama kali oleh sejumlah mahasiswa yang juga tengah bermain dipinggir pantai.

Bacaan Lainnya

Salah seorang warga, Afriadi menyebutkan saat keempatnya tengah mandi ditengah laut tiba-tiba terdengar suara teriakan minta tolong. Sontak, keempat mahasiswa yang berada dipinggir pantai itu langsung memanggil warga sekitar untuk menyelamatkannya.

“Mereka nyaris tenggelam dan sudah ketakutan, kami langsung berlarian mengejar mereka ke tengah, tiga orang berhasil kami bawa ke pinggi,” ungkapnya di lokasi kejadian.

Setelah tiga orang selamat, salah seorang anak mengatakan bahwa ada satu teman mereka lagi. Lantas, warga sekitar pun langsung mencarinya sembari memanggil petugas BPBD Kota Padang.

”Dengan dibantu oleh petugas, kita langsung menyisiri pantai dan mencari hingga ketengah laut. Beberapa menit, kami berhasil menemukannya dan langsung melarikannya ke rumah sakit,” jelasnya.

Kepala BPBD Kota Padang, Budhi Erwanto menyebutkan, tiga korban yang selamat diketahui bernama Mawan (10), Kevin (11) dan Fauzan (10). Sedangkan, Apriwan Rahmat (11) merupakan korban yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa lagi.

Korban yang berhasil diselamatkan sudah dirawat intensif di puskesmas terdekat, sementara korban yang meninggal itu langsung dilarikan di RS Yos Sudarso untuk pertolongan pertama. Sayangnya, setibanya di rumah sakit, nyawa Apriwan tidak dapat diselamatkan.

”Dia banyak meminum air laut dan juga sudah terbawa hingga 1 kilometer ke bibir pantai,” jelasnya.

Sementara, suasana duka mendalam terlihat dikediaman korban yang terletak di Jalan Belibis, Air Tawar Barat, Kota Padang. Sang ayah, Oktavianus hanya bisa menangis dan tak menyangka melihat anaknya itu harus meregang nyawa karena tergulung ombak.

Reporter : Cicigustria

Editor : Ikhwan

Loading...

Pos terkait