Earth Hour Ajak Masyarakat Bijak Terhadap Komsumsi Kertas

  • Whatsapp
Earth Hour Padang menggelar aksi pengumpulan sampah kertas di GOR H Agus Salim, Kota Padang. FOTO/HP
Earth Hour Padang menggelar aksi pengumpulan sampah kertas di GOR H Agus Salim, Kota Padang. FOTO/HP
Earth Hour Padang menggelar aksi pengumpulan sampah kertas di GOR H Agus Salim, Kota Padang. FOTO/HP

Earth Hour Indonesia Wilayah Padang kembali menggelar aksi peduli lingkungan bertempat di GOR H. Agus Salim, Kota Padang, Minggu (9/3) pagi. Aksi kali ini mengambil tema mengajak masyarakat untuk bijak terhadap komsumsi kertas agar mengurangi tekanan terhadap hutan yang menjadi bahan bakunya.

Serentak pada 26 Kota di Indonesia, aksi juga kembali mengambil hashtag #BijakKertas. Aksi dilangsungkan dengan pengumpulan sampah kertas yang berada di kawasan GOR tersebut.

Bacaan Lainnya

Nantinya, hasil itu akan menjadi riset nasional dalam mengetahui jumlah komsumsi masyarakat terhadap sampah kertas. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan sebanyak 14,3 Kg sampah yang didominasi sampah pamflet, slayer dan kardus.

Tak hanya sampah di kawasan GOR H Agus Salim saja, kegiatan yang juga melibatkan komunitas Sahabat Bumi, Tiger Heart, Social Media Sumbar, Relawan TIK Sumbar, Mahasiswa dan pelajar ini juga mengumpulkan sampah kertas yang berada di rumahnya.

“Kertas bekas yang sisi belakangnya masih kosong ini bisa di manfaatin buat catatan kecil. Penghematan kertas seperti ini merupakan salah satu langkah untuk menyelamatkan hutan,” kata Koordinator Earth Hour Padang, Andha disela-sela kegiatan.

Disebut Andha, faktanya, untuk menghasilkan 15 rim kertas sejenis A4 saja, pelaku usahanya harus setidaknya menebang satu pohon berusia lebih dari sepuluh tahun.

“Berapa banyak pohon yang harus ditebang untuk memenuhi kebutuhan dalam memproduksi banyaknya kertas ? Oleh sebab itu mari bersama kita menjaga dan lebih bijak lagi dalam menyikapi polemik ini,” tuturnya.

Diharapkannya, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan yang seharusnya bisa dimanfaatkan kembali. “Gerakan ini merupakan langkah kitad dalam mewujudkan perubahan mind set masyarakat, terutama anak muda khususnya di Kota Padang,” tutupnya.

Reporter : Putra

Editor : WAN

Loading...

Pos terkait