Dua Pasien DBD Meninggal Selama Mei hingga Juni

  • Whatsapp
Ilustrasi.
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Sepanjang Mei hingga Juni 2014, kasus demam berdarah Dengue (DBD) yang telah dirawat oleh Rumah Sakit (RS) M. Djamil Kota Padang berjumlah 32 orang yang terdiri dari 19 dewasa dan 13 anak-anak.

Tercatat, setidaknya ada dua pasien yang meninggal dunia dan satu korban yang masih diopname bernama Gusliwarman (52), warga Kapuk Kalumbuk, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Gusli sendiri awalnya mengaku tidak mengetahui bahwa dirinya terjangkit DBD. “Rasanya perut panas dan tidak enak untuk diisi makanan. Awalnya saya sudah bawa ke mantri dekat rumah dan puskesmas, namun tidak ada hasilnya. Setelah ini baru saya bawa ke M Djamil,” katanya di RS M. Djamil, Kota Padang, Senin (9/6).

Namun, setelah hampir satu pekan dirawat kondisinya telah mulai membaik, tapi masih belum begitu pulih.  “Alhamdulillah saya sudah baikan, namun belum pulih betul,” ujarnya.

Selain itu, terpantau di ruang bangsal anak, seorang anak bernama Sarah Ayuni (10) juga tengah dirawat lantaran menderita DBD. Bahkan, dia pun terpaksa menunda ujian kenaikan kelasnya.

Sementara, Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RS M. Djamil, Gustafianof membenarkan pasien terjangkit DBD tersebut. Dia juga menyebut jika ada dua pasien anak anak yang meninggal dunia. Namun, pihak rumah sakit tetap memberikan pelayanan maksimal terhadap para korban.

“Sekarang ada dua pasien yang masih dirawat, satu anak-anak dan satu dewasa. Kita mengimbau para pasien, terutama penyakit DBD untuk minum air putih sebanyaknya. Data terakhir, ada dua pasien yang meninggal dunia yakni asal Padangpanjang dan Jalan M Hatta Pasar Baru, Kecamatan Pauh,” katanya.

(Cicigustria)

Editor : Ikhwan

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait