Dua Bulan, 40 Kebakaran Terjadi di Kota Padang

  • Whatsapp
Seorang petugas pemadam kebakaran membersihkan puing sisa kebakaran di Pabrik sabun, Simpang Haru, Kota Padang. FOTO/GS
Seorang petugas pemadam kebakaran membersihkan puing sisa kebakaran di Pabrik sabun, Simpang Haru, Kota Padang. FOTO/GS
Seorang petugas pemadam kebakaran membersihkan puing sisa kebakaran di Pabrik sabun, Simpang Haru, Kota Padang. FOTO/GS

BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Damkar (Pemadam Kebakaran) Kota Padang mencatat, selama bulan Januari hingga akhir Februari 2014 terjadi 40 peristiwa kebakaran di Kota Padang.

“Kasus kebakaran yang dialami Kota Padang dibandingkan tahun sebelumnya masih dalam kategori tinggi. Penyebabnya sendiri masih didominasi karena adanya konsleting listrik (hubungan arus pendek),” kata Kepala BPBD Damkar Kota Padang, Budhi Erwanto di Padang, Minggu (2/3).

Bacaan Lainnya

Kelalaian masyarakat seperti pemasangan tabung gas yang belum tepat, lupa mematikan kompor juga menjadi pemicunya kebakaran. “Kebakaran kebanyakan terjadi pada perumahan warga, tetapi kita juga mencatat ada tiga kebakaran lahan pada dua kawasan yakni Lubuk Minturun, Bukit Putus dan Kototangah,” jelasnya.

Kebakaran pada lahan itu pun disebabkan karena kelalaian warga setempat. “Pembakaran sampah yang berakibat menjalar ke lahan. Ini terjadi saat kebakaran lahan hutan di Bukit Putus beberapa waktu lalu,” tuturnya.

Sepanjang bulan Januari hingga Februari itu pun, BPBD Damkar Kota Padang mencatat kerugian mencapai sekitar Rp. 3,4 Milyar. “Tahun 2013, kami mencatat dalam tiga bulan kerugian mencapai Rp. 3 Milyar. Berarti, tahun 2014 ini cukup meningkat, tetapi tak jauh signifikan,” katanya.

Untuk itu, Budhi menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam mengurangi angka kebakaran di Kota Padang. “Kalau masyarakat bisa disiplin, Insyallah, angka kebakaran di Kota Padang akan menurun sendiri nantinya,” pungkasnya.

Editor : WAN

Loading...

Pos terkait