DPRD Sumbar Tolak Anggaran Pilgub 2015 Sebesar Rp.120 Milyar

Gedung KPU RI. Foto : Istimewa

konflik-pemilu-bisa-terjadi-karena-ketidakbecusan-kpuKomisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumatera Barat (Sumbar) mengajukan anggaran sebesar Rp. 120 Milyar untuk pelaksanaan Pemilihan Gubernur Sumbar 2015 pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 ditolak DPRD Provinsi Sumbar.

“Kita sudah ajukan anggarannya sebesar Rp. 120 Milyar, tapi DPRD Sumbar tidak menyetujuinya,” kata Ketua KPUD Sumbar, Amnasmen di ruangannya, Rabu (29/1) siang.

Baca Juga

Dirinya juga menyebutkan, anggaran diajukan pada APBD 2014 agar tidak terhambat dalam pelaksanaannya. Pasalnya, tahapan Pilgub yang diselenggarakan pada tahun 2015 dimulai pada tahun ini.

“Delapan bulan sebelum pemungutan suara Pilgub, tahapan pelaksanaan sudah dimulai, mungkin sekitar Juni 2014,” jelasnya.

Sementara, Ketua DPRD Sumbar, Yultekhnil menuturkan, bahwa KPUD Sumbar telah mengusulkan anggaran dana, dan telah tercantum pada Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

“Tapi Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Pengolaan Anggaran Daerah (TAPD) tidak menyetujuinya, sehingga keluar lagi dari KUA PPAS,” katanya.

Penolakan anggaran Pilgub dalam APBD 2014  lantaran tidak jelasnya landasan hukum Pilgub 2015. “Karena Pilgubnya tahun 2015, anggaran diajukan dalam APBD 2015 saja,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi, pemilihan kepala daerah seretak di Sumatera Barat tahun 2015 sebanyak 13 daerah, yaitu Pilkada Gubernur, Pilkada Pessel, Solsel, Solok, Kota Solok, Sijunjung, Dharmasraya, Tanahdatar, Padang Pariaman, Bukittinggi, Pasaman Barat dan Pasaman. Jika DPRD Sumbar menolak anggaran Pilgub dalam APBD 2014 maka dikhawatirkan Pilgub akan ditunda.

(Afiliasi:KlikSumbar)

Loading...

Rekomendasi

DomaiNesia