DPR Angkat Bicara Terkait Kasus Pemerkosaan Siswi MTs

  • Whatsapp
Anggota Komisi III DPR RI, Taslim Chaniago. FOTO KOMPAS
Anggota Komisi III DPR RI, Taslim Chaniago. FOTO KOMPAS
Anggota Komisi III DPR RI, Taslim Chaniago. FOTO/KOMPAS

Anggota Komisi III DPR RI yang membidangi Hukum, HAM dan Keamanan Taslim mengecam tindakan aparat kepolisian sektor (Polsek) Guguak yang diduga membersihkan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan membakar barang bukti kasus penyekapan empat hari dan pemerkosaan yang dilakukan oleh sepuluh pemuda terhadap seorang pelajar MTs berinisial DPN (14).

Ia menilai, tindakan aparat Polsek tersebut dinilai memihak pelaku kejahatan karena hingga saat ini pengusutan kasusnya cukup terhambat. Bahkan, terkesan, dilambat-lambatkan, ditambah penghilangan barang bukti tidak ada dalam protap maupun SOP kepolisian.

“Aparat polsek ini sudah jelas melakukan pelanggaran serius terhadap tugas utamanya sebagai penegak hukum dan sudah sepantasnya mendapatkan sanksi tegas,” katanya saat dihubungi via seluler, Minggu (20/4).

Ia menegaskan, Kapolres selaku pucuk pimpinan agar melakukan langkah tepat dan cepat. Ia juga meminta supaya oknum kepolisian yang melakukan penghilangan barang bukti dihukum sesuai UU yang berlaku karena telah termasuk dalam perbuatan pidana.

“Tindakan ini seolah-olah telah menghilangkan hak korban atas keadilan hukum. Karena kasus ini kejahatan serius, apalagi korbannya masih dibawah umur. Tidak sepatutnya aparat polisi membuat kebijakan sepihak dengan menjustifikasi tindakan pelaku dengan dasar pelaku mau bertanggung jawab,” tegasnya.

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait