Dituduh Mesum, Sepasang Kekasih Jadi Korban Pemerasan dan Pencabulan

Ilustrasi.
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Berdalih tertangkap tengah mesum, seorang tukang parkir melakukan aksi pemerasan serta pencabulan terhadap sepasang kekasih berinisial LN (20), dan DN (18) di kawasan Pantai Purus, Kota Padang, Sabtu (1/ 2) malam. Merasa dirugikan, kedua korban pun langsung melaporkan kejadian itu ke kepolisian.

Polisi pun langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku, ternyata dia tak hanya beraksi sendirian. Polisi berhasil menangkap Yoga Prasetya (19), Senin (3/2) siang, sedangkan satu rekannya berinisial O masih buron.

Baca Juga

”Dia mendatangi saya ke kafe tempat saya duduk, lalu memberikan minuman dan setelah itu minta uang lebih pada saya pak,” kata LN di Polsekta Padang Barat, sore.

Tak berhenti disitu, pelaku lantas menuduh keduanya telah melakukan perbuatan mesum, dan mengancam akan memberitahukan kepada warga sekitar jika tidak menurutinya.

”Satu pelaku yang bernama O itu pak yang membawa saya, dia meminta kalung yang saya kenakan, kemudian minta HP saya dan uang,” katanya

Lantaran tak punya uang cukup, O pun mengajak korban ke ATM untuk memanggil uang sebesar Rp. 200 ribu. ”Kemudian dia bawa saya kembali pak ke tempat saya ditangkap pertama kali dengan pacar saya,” jelas LN.

Sementara, sang pacar, DN dibawa oleh satu pelaku lagi bernama Yoga. Yoga pun membawa sang pacar ke sebuah rumah kecil yang terdapat di kawasan tersebut.

”Dia memaksa saya membuka baju pak, lalu dia menanyakan soal tes perawan, katanya biar dia yang ngetest,” kata DN.

Bahkan, DN pun dipaksa untuk melakukan oral seks dengan ancaman jika tidak mau akan dilaporkan kepada warga. ”Dia bilang kalau saya tidak mau, dia akan melapor ke warga sekitar biar mendapat hukuman, tapi saya tetap bersikeras tidak mau hingga dia memaksa dan sempat memukul saya pak,” lanjutnya.

Setelah puas, DN pun dibawa Yoga kembali ke tempat pacarnya tersebut. Usai kejadian itu, kedua korban langsung mendatangi Polsekta Padang Barat guna melaporkan aksi pemerasan dan pencabulan yang dilakukan kedua pelaku.

Kanit Reksrim Polsekta Padang Barat, Iptu Hidayat menuturkan, setelah mendapatkan laporan, jajarannya pun mulai melacak pelaku. ”Mendapatkan laporan itu, petugas yang ada pada saat itu langsung melakukan pencarian, dengan membawa LN, polisi kembali ke TKP dan mendapati kedua pelaku, tapi mereka berhasil kabur saat itu,” katanya di Polsekta Padang Barat, sore.

Polisi pun tak kehabisan cara dengan memancing Yoga dengan DN. Pasalnya, Yoga sering membentuk komunikasi dengan DN sejak peristiwa tersebut. ”Pelaku Yoga ini sering me-sms DN, makanya kita gunakan cara itu untuk menangkapnya,” jelas Iptu Hidayat.

Pertemuan pun direncanakan, polisi berpakaian preman langsung membawa DN ke tempat tersebut di kawasan GOR H. Agus Salim. Yoga pun datang, dan polisi pun langsung memeganginya. ”Dia diringkus saat akan bertemu dengan DN, personel yang sudah melakukan pengintaian langsung menangkapnya,” jelasnya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu kalung emas berat 2 gram, satu unit seluler Blackberry, dan uang tunai Rp. 100 ribu. Saat ini, Yoga telah mendekam di sel tahanan, sedangkan satu rekannya masih diburu oleh kepolisian.

Loading...

Rekomendasi

DomaiNesia