Distribusi Logistik Pilpres, KPU Sumbar Prioritaskan Daerah Sulit

  • Whatsapp
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Menghindari keterlambatan distribusi logistik Pemilu Presiden (Pilpres) 2014, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) berencana akan lebih memprioritaskan distribusi pada daerah yang sulit dahulu.

“Kita akan kejar dulu daerah sulit seperti Kepulauan Mentawai dan Solok Selatan supaya logistiknya aman terlebih dahulu. Nantinya baru kita bisa lebih tenang dalam distribusi lainnya,” kata Koordinator Divisi Logistik KPU Sumbar, Fikon di Padang, Selasa (10/6).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, distribusi logistik sendiri akan dimulai pada 2 Juli hingga ditargetkan paling lambat selesai pada 8 Juli mendatang. “Kita akan kerahkan sekuat tenaga supaya bisa mencapai target paling lambat distribusi. Memang paling bagusnya, sebelum tanggal 8 Juli semuanya sudah selesai,” harapnya.

Adapun dana yang dianggarkan untuk logistik Pilpres sebesar Rp. 1 miliar. Dana ini akan diperuntuhkan untuk menyiapkan logistik seperti formulir rekapitulasi suara (C2-C6), model D beserta lampirannya dan model DA bersama lampirannya.

“Untuk surat suara, segel, hologram, formulir C1 dan templet bersama lampirannya itu akan diperoleh dari KPU Pusat,” jelasnya.

Selain itu, terkait pencetakan formulir dan sampul saat ini diakui masih dalam tahap lelang. “Kita targetkan sampul dan formulir sampai paling 13 Juni masing-masing Kabupaten/Kota,” katanya.

Sementara, untuk surat suara akan dikirim langsung oleh Pusat dan ditargetkan tiba dimasing-masing Kabupaten/Kota pada 15 Juni mendatang. “Sedangkan untuk bilik suara, kita masih gunakan pada yang dipakai sewaktu Pemilu Legislatif lalu,” pungkasnya.

 

Loading...

Pos terkait