Dipicu Persoalan Wanita, Pelajar Babak Belur

Ilustrasi.
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Seorang pelajar Tomi (15) melaporkan kejadian yang menimpanya kepada SPKT Polresta Padang, Selasa (11/2) siang. Tomi mengalami luka serius disekujur tubuhnya setelah dihajar dua orang musuhnya di kawasan Parak Laweh, Lubuk Begalung, Kota Padang, Senin (10/2) malam.

Kejadian itu bermula karena adanya salah paham antara Tomi dengan E (15). Korban menyebutkan, E marah lantaran ada teman wanitanya yang dekat dengan korban. Namun, E tidak terima, dan langsung menyuruh kedua rekannya yakni AB (15), dan AS (17) untuk menghajar pelaku.

Bacaan Lainnya

“Saat itulah saya dikeroyok, mungkin dia mengadu ketemannya dan langsung menggeroyok saya,” katanya di SPKT Polresta Padang.

Kedua pelaku juga diduga membawa senjata tajam untuk menghajar korban. Alhasil, korban pun mendapatkan dua luka tusukan pada paha kiri, luka robek pada lengan kiri, dan luka memar pada bagian kepala karena dipukul dengan ikat pinggang.

“Kata dokter lukanya hingga delapan centimeter, tapi, alhamdulillah tidak mengenai tulang dan bisa dijahit. Selain paha dan lengan, kepala saya juga dipukul pakai ikat pinggang,” jelasnya.

Kanit II SPKT Polresta Padang, IPDA Roni Hidayat mengatakan laporan tersebut telah diterima dengan nomor : LP/214/K/II/SPKT Unit II dan akan dilanjutkan ke Satreskrim Polresta Padang untuk penyelidikan.

”Ketiga pelaku ini masih terbilang remaja, namun aksi mereka sudah sangat membahayakan. Tim reskrim sudah turun ke lapangan untuk memburu mereka, mudah-mudahan mereka cepat ditangkap,” katanya kepada wartawan.

Korban pun sempat divisum di Rumah Sakit M. Djamil Kota Padang. Tetapi tidak dirawat, dan langsung dibawa pulang oleh pihak keluarganya. ”Dia sempat divisum disini tapi setelah itu dibawa pulang oleh pihak keluarga,” kata Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RS M. Djamil Kota Padang. (SG)

Loading...

Pos terkait

DomaiNesia