Dinkes Tetap Himbau Warga Waspada Anjing Rabies

  • Whatsapp
anjing-terjelek-di-dunia-tutup-usia
Ilustrasi.

Walaupun virus rabies mulai tidak terdengar di Kota Padang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Padang tetap mengimbau masyarakat agar waspada terhadap virus yang sempat meresahkan tersebut.

Kepala Dinkes Padang, Eka Lusti menyarankan, apabila warga menemukan anjing liar yang tak diketahui pemiliknya agar menjauh. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya virus rabies dari anjing tersebut, walaupun tidak ada tanda-tandanya.

“Walaupun tidak ada tanda anjing itu memiliki virus rabies, tetapi tetap harus dihindari. Masyarakat harus jeli, jika ada anjing rabies langsung dilaporkan saja ke pihak terkait supaya tidak menimbulkan korban,” katanya di Padang, Sabtu (24/5).

Eka menerangkan, berdasarkan data Dinkes Padang tahun 2013, tercatat ada setidaknya 415 kasus gigitan anjing yang diindikasikan rabies. Sedangkan dari bulan Januari hingga Maret 2014, tercatat ada sebanyak 114 kasus serupa. “Data bulan April beserta Mei saat ini masih kita tunggu dari laporan seksi P2P,” jelasnya.

Terpantau, Dinkes bersama Dinas Pertanian, Pertenakan, Perkebunan dan Kehutanan (Dispernakbunhut) Padang telah menyebarkan spanduk berisi himbauan waspada rabies pada sejumlah titik yang dinilai rawan.

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait