Diduga Tercebur, Juru Masak Kapal Hilang

Ilustrasi. Foto : Istimewa
Tim Sar tengah melakukan pencairan terhadap Pono di Pulau Pisang, Padang, Selasa (14/1) sore. (Foto: Gs.)
Tim Sar tengah melakukan pencairan terhadap Pono di Pulau Pisang, Padang, Selasa (14/1) sore. (Foto: Gs.)

Seorang juru masak, Yuharli alias Pono (53) asal Salido, Kabupaten Pesisir Selatan dinyatakan hanyut di perairan laut Teluk Bayur Kota Padang, Selasa (14/1) pagi. Korban diduga hanyut saat kapal DIAH 04 merapat di pelabuhan Teluk Bayur. Kuat dugaan, korban terjatuh dari kapal ke laut, dan hanyut dibawa arus.

Kapten Kapan DIAH 04, Adel menuturkan, Pono merupakan juru masak yang sengaja tinggal sendirian di kapal tersebut. Saat merapat pada pelabuhan itu, para teman-teman sesama ABK tidak menemukan sang korban.

“Dia memang tinggal sendirian disini, karena untuk mempersiapkan makanan dan membersihkan kapal. Tetapi, saat rekan-rekan kembali ke kapal, kami tak menemukan lagi dia (Pono),” katanya di lokasi kejadian, Selasa (14/1) sore.

Lantas, pemilik kapal pun langsung melaporkan kepada Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) PK Kota Padang, Komisi Siaga Bencana (KSB), dan Dit Pol Air Polda Sumbar. Tim Sar pun langsung melakukan pencairan terhadap korban yang diduga hanyut tercebur di laut tersebut.

Tim Sar sendiri melakukan pencairan pada seputaran Pulau Pisang dan Pulai Bindalang dengan menggunakan tiga unit perahu karet. Sementara, satu tim menyisir pada jalur darat di pinggiran pantai Pulau Pisang.

“Kita telah rangkul semuanya untuk melakukan pencairan terhadap korban. Kita turunkan tiga perahu karet untuk pencairan laut di kawasan Pulau Pisang dan Pulau Bindalang, sedangkan ada satu tim lagi untuk darat di pinggiran pantai,” kata Kepala BPBD PK Kota Padang, Budhi Irwanto di lokasi kejadian, sore.

Budhi menyebutkan, diduga Pono hilang semenjak Senin (13/1) malam. Tetapi, para rekannya baru mengetahui hal itu tadi pagi. “Diduga sementara korban ini terjatuh dari kapalnya dan terbawa arus. Namun, kita akan terus melakukan pencairan terhadap korban yang diperkirakan tidak bernyawa lagi,” tutupnya.

Hingga malam ini, Tim Sar masih melakukan pencairan terhadap korban yang diperkirakan masih ada di sekitar Pulau Pisang atau Pulau Bindalang tersebut. (Gs/Ed*WN)

Loading...

Pos terkait