Di Padang, Ranperda Penyandang Disabilitas Masih Ngambang

  • Whatsapp
Ilustrasi. Diskusi terkait laporan AODP bersama Ketua Komnas HAM Sumbar. Foto : Ikhwan
Diskusi terkait laporan AODP bersama Ketua Komnas HAM Sumbar. Foto : Ikhwan
Diskusi terkait laporan AODP bersama Ketua Komnas HAM Sumbar. Foto : Ikhwan

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang saat ini mengaku telah memberikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) untuk para penyandang Disabilitas. Namun, sampai saat ini Ranperda tersebut masih dilakukan pembahasan oleh DPRD Kota Padang.

Kabid Pelayanan Rehebalitasi Sosial (Rehsos) Dinsos Padang, Nurhayati mengatakan, pihaknya sudah memberikan Ranperda tersebut pada bulan Maret 2014. “Tetapi, sampai saat ini belum ada keputusannya dari DPRD Padang, kita masih tunggu pembahasannya sampai sekarang,” katanya di Padang, Rabu (3/12).

Ia menjelaskan, Ranperda itu berbunyi tentang Pemenuhan dan Perlindungan Hak-hak Penyandang Disabilitas di Kota Padang.

“Ranperda itu dibuat untuk memenuhi fasilitas khusus yang diberikan kepada para penyandang disabilitas. Mulai dari fasilitas umum, pendidikan, tempat berwudhu atau toilet khusus dan lainnya yang menyangkut kebutuhan penyandang disabilitas,” jelasnya.

Untuk jumlah penyandang disabilitas di Kota Padang sendiri saat berkisar 5.000 orang. “Ada sekitar 5.000 orang di Kota Padang yang menjadi penyandangn disabilitas. Sedangkan yang sudah terdata oleh kita (Dinsos) sekitar 1.600 orang,” terangnya.

Pihaknya sendiri berharap agar DPRD Padang dapat dengan segera membahas terkait Ranperda tersebut agar pemenuhan hak para penyandang disabilitas dapat dilakukan.

“Ranperda itu tuntutan dari para penyandang disabilitas, termasuk untuk Pemko Padang sendiri Ranperda itu nantinya akan menjadi payung hukum kita untuk melaksanakan pemenuhan hak-haknya,” katanya.

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait