Di Bengkulu, Harga Ayam Potong Merangkak Naik

  • Whatsapp
Ilustrasi ayam. Foto : RiauPos

 

Ilustrasi ayam. Foto :  RiauPos
Ilustrasi ayam. Foto : RiauPos

Harga jual lauk pauk jenis ikan dan daging ayam di Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, menjelang datangnya bulan Ramadhan 1435 Hijiriah kini mulai mengalami kenaikan.

“Harga ayam potong hari ini mencapai Rp32.000 perkilogram, harganya sudah naik sejak seminggu lalu dari Rp28.000 harga sebelumnya. Kenaikan ini terjadi akibat pasokan ayam sedikit sedangkan yang membeli banyak. Kenaikan harga ini bisa saja akan terus naik sampai mendekati puasa nanti,” kata Usman (47) pedagang ayam potong di kawasan Pasar Atas Curup, Selasa (17/6).

Ayam potong yang mereka jual, berasal dari kelompok peternak yang ada di Rejanglebong, kemudian dari Kota Bengkulu serta dari Kota Lubuklinggau dan Musi Rawas Provinsi Sumsel.

Mereka membeli ayam dalam kondisi sudah dipotong serta ada juga yang masih hidup namun harus diproses lagi hingga bersih siap dijual.

Menjelang datangnya bulan puasa akhir bulan ini, suplai ayam dari peternak kepada pedagang di daerah itu agak berkurang dan harganya mengalami kenaikan, mengingat kebutuhan daerah-daerah lainnya juga meningkat sehingga harga jualnya ditingkat pedagang eceran mengalami kenaikan.

Sementara itu untuk beberapa jenis ikan air tawar dan ikan laut juga mengalami kenaikan, diantaranya harga ikan lele Rp25.000 per kg dari Rp22.000 sebelumnya, kemudian ikan nila Rp28.000 dari Rp26.000 dan ikan mas Rp29.000 – Rp30.000 dari sebelumnya Rp27.000 per kg, ikan patin Rp30.000 dari harga sebelumnya Rp25.000 per kg.

“Selain ikan hasil tambak, ikan sungai dan ikan laut juga mulai mengalami kenaikan untuk ikan dencis saat ini sudah Rp25.000 dari Rp20.000, kemudian ikan pari Rp20.000, baung laut Rp30.000 serta beberapa jenis ikan laut lainnya,”ujar Yanto (40) salah seorang pedagang ikan di kawasan Pasar Atas Curup.

Bacaan Lainnya

(Antara/Aktual)

Loading...

Pos terkait