Datuk Nan Sati Resmi Disandang Fauzi Bahar

Fauzi Bahar Datuk Nan Sati bersama istri. Foto : Istimewa
Fauzi Bahar Datuk Nan Sati bersama istri. FOTO/REL
Fauzi Bahar Datuk Nan Sati bersama istri. FOTO/REL

Walikota Padang, Dr. H. Fauzi Bahar, MSi dilewakan menyandang gelar sako adat Datuk Nan Sati dari persukuan Koto, Kelurahan Ikur Koto, Koto Tangah, Kota Padang. Acara malewakan gala yang berlangsung Sabtu (8/2) sangat megah, ramai dan dihadiri tokoh-tokoh dari Sumbar dan Jakarta.

Hadir dalam malewakan gelar ini Ketua DPD RI Irman Gusman, mantan Ketua PP Muhammadiyah Amien Rais, Gubernur Irwan Prayitno, Hakim MK Patrialis Akbar, Pejabat Polri Boy Rafly Amar, Ketua Komjak Halius Hosen, Ketua DPRD Sumbar Ir. Yulteknil,MM, Ketua LKAAM Sayuti Dt. Panghulu, Pewaris Kerajaan Pagaruyung Sutan Taufik Thaib Tuanku Alam Pagaruyung, Bupati/Walikota se Sumatera Barat, dan tokoh masyarakat Kota Padang.

Bacaan Lainnya

Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim Dt. Sinaro Basa menyampaikan, ketokohan yang dimiliki seorang Fauzi Bahar sudah teruji selama memimpin Kota Padang dua periode 2004-2014. Karenanya, amanah gelar Datuk Nan Sati dari kaum Suku Koto, Ikur Koto ini sudah pantas diberikan kepada Fauzi Bahar. Tentunya Fauzi Bahar akan menjalankan dengan baik peran seorang datuk terhadap anak kemenakannya.

Menurut Muslim Kasim, datuk adalah gelar adat tertinggi di Minangkabau. Ketika seseorang sudah diangkat menjadi datuk oleh suku atau kaumnya maka dia ditempatkan pada posisi yang terhormat dan mempunyai tanggungjawab yang besar terhadap anak kemenakan dan kaumnya.

Dr. Fauzi Bahar MSi Datuk Nan Sati dalam sambutannya menyampaikan, alek nagari Suku Koto di Ikur Koto ini merupakan bahagian dari harapan untuk memperkokoh adat dan budaya kearifan lokal, sebagai upaya menjaga keutuhan NKRI. [Afiliasi:KS]

Loading...

Pos terkait

DomaiNesia