CCTV Dihancurkan, Pencuri Gasak Studio Foto Fujiyama

  • Whatsapp
Ilustrasi pencurian. Foto : Lensaindonesia.com
Ilustrasi pencurian. FOTO/LENSA INDONESIA
Ilustrasi pencurian. FOTO/LENSA INDONESIA

Pencurian kembali terjadi, kali ini menimpa Studio foto Fujiyama yang terletak di Jalan Ambacang, Kelurahan Kampuang Dobi, Padang Barat, Kota Padang, Selasa (1/ 4) dini hari.

Akibatnya, pemilik Studio itu harus menelan kerugian sekitar Rp. 150 juta karena pelaku berhasil menggasak berupa barang studio, perhiasan dan uang tunai.

Bacaan Lainnya

Hebatnya, aksi pencurian yang diperkirakan lebih dari tiga orang ini juga merusak kamera CCTV (pengintai) yang ada disana. Hal ini dimungkinkan pelaku untuk menghilangkan jejak pencuriannya.

Hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) diketahui bahwa pelaku masuk melalui jendela dengan merusal terali besi di ruang pembuatan bingkai foto yang terleteak di lantai III. Diperkirakan, pelaku masuk ke Studio itu melalui ruang belajar SMK N 9 Padang yang tepat berada disebelahnya.

Setelah menggasak lantai III, pelaku pun langsung turun menuju lantai II dan masuk ke ruang salon dengan merusak gembok pintu diduga menggunakan batubata. Setelah masuk, pelaku pun langsung mencari celah untuk menuju lantai dasar.

Bahkan, diketahui pelaku nekat melalui sela renggang pintu bagian atas yang berukuran kecil untuk masuk ke lantai dasar. Tiba di lantai dasar, para pelaku berhasil menggasak berupa 22 unit camera toko, dua unit camera DSLR, 10 buah camera film ditambah lensa, dua buah kotak perhiasan emas, dan uang tunai Rp 15 juta, serta merusak dan mengambil dua unit camera pengintai CCTV.

Salah seorang karyawan Studio, Zul mengaku pelaku juga membawa gembok yang berada di lantai II. Kemungkinan, cara ini dilakukan untuk menghilangkan jejak sidik jari pada gembok tersebut. “Ia menambahkan jika gembok pintu di lantai II dibawa oleh pelaku. “Pelaku mengambil gembok setelah merusaknya,” ungkapnya.

Sementara, Kanit II SPKT Polresta Padang, IPDA Zamzami mengatakan, jajarannya saat ini telah mengumpulkan sejumlah bukti guna mencari jejak pelaku. “Kami belum bisa menduga pelaku ini termasuk jaringan atau hanya pelaku pencurian biasa. Tempat dimana pelaku menjual barang-barang tersebut juga belum bisa dikatakan, anggota masih dilapangan,” katanya di Polresta Padang.

Loading...

Pos terkait