“Cap Go Meh” : Momentum Agar Terhindar dari Bencana

Perayaan Cap Go Meh di kawasan Pondok, Kota Padang. FOTO/HUDA PUTRA
Perayaan Cap Go Meh di kawasan Pondok, Kota Padang. FOTO/HUDA PUTRA
Perayaan Cap Go Meh di kawasan Pondok, Kota Padang. FOTO/HUDA PUTRA

Organisasi Tjinta Teman (Hok Tek Tong), Etnis Tionghoa Kota Padang merayakan Imlek dengan berbagai macan rangkain acara yang dibalut dengan Cap Go Meh di kawasan Pondok, Jumat (14/2) sore.

Sembilan Kio (Tapekong) yang terdiri dari dua naga, dan lima singa pun diarak mengelilingi kampung Pondok dari pukul 16.00 WIB hingga berakhir 20.00 WIB. Kemeriahan Cap Go Meh ditutup dengan pesta kembang api yang merebut perhatian warga setempat.

Muat Lebih

Tuako (orang yang dituakan) HTT Padang, Feryanto Gani (Gan Hok Liong) mengatakan, perayaan tahun baru Imlek secara umum bermakna permohonan untuk memperoleh kesejahteraan, rezeki dan keberuntung bagi penganutnya.

“Bagi HTT, Cap Go Meh merupakan momentum untuk meminta pertolongan pada yang halus (leluhur) supaya terhindar dari bencana,” katanya usai Cap Go Meh.

IMG_0488
Perayaan Cap Go Meh di kawasan Pondok, Kota Padang. FOTO/HUDA PUTRA

Keberadaan HTT di Kota Padang terbilang sudah tua, yakni 150 tahun. Demikian, Cap Go Meh diharapkan dapat menjadi pemersatu kekompakan hubungan antar HTT dengan pihak lainnya.

Uniknya, pengarak Naga tak hanya berasal dari asli Tionghoa saja tetapi juga dari Cina Melayu. “Jadi perayaan ini membawa pesan penting dan bukan sekadar ritual atau seremonial semata. Disini kita membaur semua, menjalin kekompakan,” tuturnya.

Untuk diketahui, Cap Go Meh merupakan perayaan malam ke-15 setiap tahun baru Imlek datang. “Perayaan ini pun telah mulai dirayakan di Indonesia semenjak abad ke-17 saat terjadinya migrasi besar dari etnis Tiongkok Selatan,” jelasnya.

HTT yang merupakan organisasi sosial dan kebuyaan Etnis Tionghoa tertua di Indonesia telah berdiri semenjak tahun 1863. Saat ini, HTT memiliki anggota 5.000 orang dengan tercatat 66,7 persennya berasal dari HTT Pusat (Kota Padang), dan Padang Panjang.

Reporter : Huda Putra

Loading...

Pos terkait

DomaiNesia