Cake Bengkuang ?

CupCake Bengkuang

CupCake Bengkuang
CupCake Bengkuang

Cake Bengkuang ? Pasti masyarakat umumnya masih bertanya-tanya maupun penasaran dengan makanan ringan yang satu ini. Bengkuang yang merupakan ikonnya Kota Padang sampai saat ini masih jauh tertinggal, tetapi ditangan dingin pasangan suami istri (Pasutri) Zulfadli dan Wilsa Hernianti semua itu berbanding terbalik.

Pasutri ini menggagas sebuah olahan makanan yang sangat gurih di lidah masyarakat, Bengkuang sebuah buah-buahan yang biasanya hanya menjadi panganan tambahan dibuat menjadi Cake dan dinamakan “Cake Bengkuang”.

Bacaan Lainnya

Berawal dari sang istri yang mencoba mengolah buah Bengkuang menjadi Dodol, makanan ringan ini sangat diminati masyarakat hingga ke luar daerah. Faktor alat adonan khusus yang cukup mahal dan dibuat di daerah Kerinci Jambi, membuat pasutri ini mencoba mengolah Bengkuang menjadi makanan lainnya, dan disitulah tercetus “Cake Bengkuang”.

Makanan yang didapuk olahan khas Minang, terutama di Kota Padang ini telah memecahkan Rekor Muri beberapa waktu lalu, “Cake Bengkuang” berhasil termasuk dalam makanan olahan terbanyak, dengan membuat 26 macam dari 605 macam makanan umbi-umbian.

Pada saat itulah, berkat dorongan dari berbagai pihak, karena makanan ini termasuk pertama kalinya di Kota Padang, bahkan Indonesia, membuat “Cake Bengkuang” mulai diminati masyarakat.

Adapun alasan mereka membuat olahan dari buah Bengkuang, karena sampai saat ini Kota Padang yang memiliki ciri khas buah tersebut, belum ada satupun yang mencoba mengolah maupun memasarkannya sebagai jajanan oleh-oleh.

Membuatnya pun, tak serimut yang dipikirkan, dengan memakai bahan adonan kue biasanya ditambahkan resep rahasia dari pasutri ini, membuat makanan ini sangat gurih untuk dicicipi.

Selain itu, modal yang tidak terlalu mahal dan penjualannya yang terjangkau oleh kantong masyarakat merupakan salah satu bentuk makanan ini sangat diminati.

Makanan ringan ini sendiri juga memiliki berbagai cita rasa, tanpa bahan pengawet, dan pewarna alami. Menurut pemiliknya, kepentingan mutu dan kebersihan menjadi salah satu faktor utama bagi dirinya untuk memasarkan produk yang digarapnya tersebut.

Makanan gurih yang sangat terasa serat Bengkuang ini hingga sekarang diproduksi dirumahnya sendiri dibantu dengan empat karyawannya. Pemasaran pun sekarang, masih dari mulut ke mulut, media sosial online dan jalanan.

Tetapi, berangkat dari situlah, penasaran masyarakat tertuju pada makanan ini, karena masyarakat menilai bahwa “Cake Bengkuang” merupakan makanan yang patut dicoba disamping menjadi ikonnya Kota Padang.

Dengan harga yang relatif murah, untuk Cupcake berkisar Rp. 1.500-3.000 dan Cake Rp.25.000-30.000, para konsumen sudah dapat menikmati kelezatan serta kegurihan makanan ini.

Dilain sisi, “Cake Bengkuang” memiliki berbagai khasiat yang sangat bagus bagi tubuh manusia. Salah satunya, kadar gula darah yang tidak mengendap pada diri manusia, bahkan juga untuk penderita penyakit maag, sangatlah baik mengkomsumsi makanan ringan ini.

Resep makanan ini pun hingga sekarang masih belum bisa dipublikasikan kepada publik. Hal ini dikarenakan proses hak paten yang masih berjalan, dan untuk menghindari penciplakan atas resepnya itu.

Inilah termasuk kepeduliaan masyarakat, khususnya pasutri ini dalam mengepankan ciri khas daerahnya. Tak tertutup kemungkinan, makanan khas Padang ini akan membumming hingga Internasional.

 

Loading...

Pos terkait

Hosting Unlimited Indonesia