Berikut Jalur Alternatif Bagi Pemudik di Sumbar

  • Whatsapp
Perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Padang pada salah satu ruas jalan. Foto : Istimewa
Perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Padang pada salah satu ruas jalan. Foto : Istimewa
Perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Padang pada salah satu ruas jalan. Foto : Istimewa
Perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Padang pada salah satu ruas jalan. Foto : Istimewa

Sebanyak 12 titik pusat kemacetan pada sejumlah ruas arus mudik 2017 di Sumatera Barat (Sumbar). Dua koridor rawan macet itu antara lain Padang-Payakumbuh dan Padang Painan. Hal itu berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat. Kamis (15/6/2017).

Koridor Padang-Payakunbuh titik kemacetan yaitu, Pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin, kawasan Air Terjun Lembah Anai, objek wisata Mega Mendung Lembah Anai, Mifan, Koto Baru, Padang Lua, Baso dan Simpang Piladang. Kemudian Baso Kabupaten Agam, simpang Piladang Kabupaten Limapuluh Kota.

Bacaan Lainnya

Mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang, telah disiapkan sejumlah jalur alternatif untuk arus mudik Lebaran 2017. Menghindari Pasar Lubuk Alung, bisa melewati jalur alternatif Simpang Mapolsek Bandara Internasional Minangkabau-Simpang Ketaping-Jembatan Lubuk Alung.

Jika tak ingin terjebak di Pasar Sicincin, bisa melewati Simpang Mapolsek Bandara Minangkabau-Simpang Ketaping-Pariaman. Kemudian ingin menghindari kemacetan di kawasan Lembah Anai, Mifan dan Koto Baru, Padang Luar, bisa melewati jalur alternatif Sicincin-Malalak untuk menuju Kota Bukittinggi.

Pemudik yang ingin menghindari kemacetan di Pasar Baso dan Simpang Piladang bisa melewati jalur Simpang Ampek Angkek Canduang-Tabek Patah-Situjuah-Payakumbuh.

Sedangkan pada koridor jalur Padang – Painan, terdapat di kawasan Gaung Teluk Bayur, Tarusan dan Pasar Kiambang. Pada koridor tersebut tidak ada jalur alternatif. Sehingga, jarak tempuh Padang menuju Painan akibat macet bisa lebih dari enam perjalanan.

“Kami akan memasang rambu-rambu lalu lintas di jalur alternatif pada H-5, agar bisa dimanfaatkan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Barat Amran.

Loading...

Pos terkait