Bejat, Sepuluh Lelaki Tega Gauli Siswi SMP

  • Whatsapp
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Polda Sumatera Barat saat ini tengah melakukan intensif terhadap kasus seorang siswi MTs berinisial NPD (14) yang diduga menjadi korban perkosaan, kekerasan seksual, penculikan dan penyekapan oleh sepuluh orang pemuda di Kenagarian Guguak, Kabupaten 50 Kota.

Bahkan, akibat kejadian tersebut, korban harus mengalami tekanan jiwa dan bathin hingga  sempat menjalani perawatan di RSJ HB Saanin Kota Padang. “Kita tengah berkoordinasi dengan seluruh pihak seperti Badan Perlindungan hukum, LPA Sumbar, LBH Padang, Nurani Perempuan dan lainnya. Ini harus diusut tuntas,” tegas Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Syamsi di Padang, Jumat (18/3).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, apabila memang kesepuluh pemuda itu terbukti melakukan aksi bejat tersebut, maka hukuman berat pun sudah menantinya. Setidaknya, para pelaku akan dikenai pasal berlapis, yakni empat pasal sekaligus dan juga akan terkena UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

”Saat ini seorang pelaku yang berhasil ditangkap sudah diperiksa intensif, dan penanganan kasusnya sudah diserahkan ke Polres 50 Kota,” katanya..

Ia menyebut, semua jajaran telah diberitahu agar melakukan penyelidikan intensif terhadap kasus tersebut. “Kita sudah koordinasikan, semua jajaran di lingkup Polda Sumbar. Kita saat ini tengah memburu sembilan pelaku lainnya, mudah-mudahan cepat tertangkap,” jelasnya.

Sebelumnya, seorang anak di bawah umur berinisial NPD (14) diculik selama empat hari dan diperkosa oleh sepuluh orang pemuda di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Ironisnya perbuatan bejat itu membuat NPD yang masih duduk di bangku kelas tiga madrasah tsanawiyah itu, mengalami gangguan kejiwaan hingga masuk ke rumah sakit jiwa (RSJ).

Menurut sejumlah sumber, kejadian itu bermula saat NPD hendak pergi mengikuti pelajaran tambahan menjelang Ujian Nasional 2014. Dalam perjalanan, ia didekati seorang pria berkendaraan sepeda motor yang menawari mengantarkan.

Korban pun berkali-kali menolak ajakan pria yang tak dikenalnya itu, tapi si pria itu memaksanya untuk naik ke sepeda motor. NPD pun langsung dibawa ke sebuah kost-an di kawasan Guguak.

Sesampainya di lokasi, korban sempat berupaya menelepon ibunya, namun hanya jeritan yang bisa dilakukannya tanpa berkata apa pun kepada sang ibu karena ponselnya keburu dirampas pelaku. Sang ibu langsung melapor ke Polsek Guguak.

Didalam kost-an itulah korban menjadi korban kebringasan 10 lelaki tersebut hingga empat hari. Penderitaan NPD, berakhir pada Sabtu (22/3) saat dia ditemukan polisi di lokasi penyekapan. Tapi, karena mengalami siksaan korban pun jatuh sakit dan mengalami gangguan kejiwaan hingga masuk RSJ.

(Cicigustria)

Loading...

Pos terkait