Bejat ! Berimingkan 10 Ribu, Ayah Tiri Tega Cabuli Sang Anak

  • Whatsapp
Ilustrasi.
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Berimingkan uang Rp. 10 ribu, seorang ayah tiri nekat mencabuli anak tirinya selama dua kali di rumahnya yang terletak di kawasan Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

Perbuatan bejat itu terkuak pertama kali oleh sang ibunya yang mendapati anaknya berlarian keluar rumah tanpa celana. Tidak terima, sang ibu pun langsung melaporkan suaminya yang berinisial AA (46) ke Polresta Padang.

Bacaan Lainnya

Pengakuan korban, sebut saja Mawar (12) kepada petugas SPKT Polresta Padang menuturkan, setelah melihat korban lari keluar rumah tanpa menggunakan celana, korban pun langsung menceritakan kejadian yang menimpanya kepada sang ibu.

“Dia (pelaku.red) menjawab hanya membuka celana saja pak sebab sang anak tidak mau disuruh ke warung membeli kopi,” ungkap ibu korban kepada petugas SPKT Polresta Padang.

Korban juga menceritakan kepadanya ibunya bahwa dirinya diimingi uang Rp. 10 ribu oleh sang ayah untuk melancarkan nafsu bejatnya tersebut. “Saya diberi uang Rp 10 ribu oleh bapak dan setelah itu dia melakukan hubungan itu, kemudian mengancam anaknya untuk tidak menceritakan kepada orang lain,” katanya.

Sementara, Kanit II SPKT Polresta Padang, Ipda Zamzami mengatakan, saat ini pihaknya telah menerima laporan korban dengan nomor : LP/1012/K/VI/SPKT Unit II dan telah diterima kemudian diteruskan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Padang.

“Laporannya sudah kita terima, dan saat ini telah diserahkan kepada Unit Reskrim untuk penangkapan pelaku,” katanya di Polresta Padang, Kamis (12/6).

Selain itu, korban juga akan divisum untuk melengkapi alat bukti laporan terkait kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur.

“Laporan korban sudah kita terima dan korban juga telah dimintai keterangan oleh penyidik terkait kasus tersebut. Dalam waktu dekat, petugas akan menangkap pelaku untuk dimintai keterangan,” ujar Zamzami.

Untuk diketahui, korban sendiri merupakan seorang pelajar yang saat ini masih duduk pada bangku kelas IV Sekolah Dasar (SD).

(Cicigustria)

Editor : Ikhwan

Loading...

Pos terkait