Bawaslu Sumbar Laporkan KPU dan Panwaslu Solsel ke DKPP

  • Whatsapp
Gedung KPU RI. Foto : Istimewa
Gedung Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia.
Gedung Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia.

Bawaslu Sumatera Barat menindaklanjuti laporan yang dilayangkan oleh seorang Caleg DPRD Solok Selatan atas nama Mursiwal kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Bawaslu melaporkan KPU beserta Pawaslu Solok Selatan atas laporan dari sang Caleg yang berisi terkait batalnya pelaksanan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Politisi Nasdem ini menilai penyelenggaran Pemilu di Kabupaten Solok Selatan memiliki banyak kekurangan. Adanya surat suara yang tertukar pada 11 TPS di Kenagarian Lubuk Gadang Utara, Timur dan Selatan, namun KPU tidak juga melaksanakan PSU.

“Awalnya memang ada wacana, dan kabarnya surat suara PSU sudah datang. Bahkan, 18 April KPU Solok Selatan menyurati kita (Parpol) agar mempersiapkan diri untuk pelaksanaan PSU tanggal 20 April,” katanya saat dikonfirmasi via seluler.

Ia menambahkan, selang beberapa hari Panwaslu Solok Selatan melakukan rapat mendadak dan merekomendasikan pembatalan PSU. “PSU secara fisik dengan KPU sudah siap untuk digelar, tetapi kok dibatalkan begitu saja oleh Panwaslu,” katanya.

Bahkan, menurutnya paling aneh, rapat yang diadakan terkesan sarat dengan politik karena berlangsung di Rumah Bupati Solok Selatan yang diketahui juga menjabat sebagai Ketua Partai.

Sementara, Ketua Bawaslu Sumbar Elly Yanti mengatakan, saat ini pihaknya telah melaporkan atas aduan yang bersangkutan kepada DKPP atas dugaan ketidakprofesionalan KPU bersama Panwaslu Solok Selatan. “Kita sudah laporkan aduan itu kepada DKPP, saat ini tengah diproses,” katanya.

Ia juga menyebut, jika demikian, maka KPU bersama Panwaslu Solok Selatan telah melanggarn kode etik sesuai dengan surat edaran KPU RI Nomor 306 tentang mekanisme PSU pada surat suara yang tertukar.

“Laporan itu sudah lama masuknya, tanggal 27 April lalu kita sudah laporkan. Saat ini, kita tunggu hasilnya dari DKPP, keputusan terhadap aduan tersebut,” pungkasnya.

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait