Bawaslu Gandeng PGRI dan JPS Sumbar untuk Pengawasan Pemilu

Padang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat (Sumbar) melakukan MoU atau kerjasama dengan PGRI Sumbar dan Jaringan Pemred Sumbar (JPS).

Adapu kerjasama ini untuk mewujudkan pemilu yang berkeadilan serta memperkuat pengawasan.

Bacaan Lainnya

MoU itu dirangkai dalam Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Kalangan Profesi, Sabtu (26/2/) di The ZHM Premier Hotel, Padang.

Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen mengatakan, kerjasama dengan PGRI dan JPS dalam upaya membangun kolaborasi dalam upaya mensukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024, baik dari sisi penyelenggaraan maupun pengawasan penyelenggaraan pemilu.

“Karena itu, kami dari Bawaslu Sumbar melibatkan banyak stakeholder untuk kesuksesan pesta demokrasi ini. Tidak hanya dengan PGRI dan JPS, sebelumnya kami juga telah melakukan MoU dengan perguruan tinggi di Sumbar,” kata Surya.

Dia menjelaskan, hal ini juga upaya memasivkan gerakan pengawasan. Bawaslu Sumbar juga mempersiapkan pelatihan pemgawasan partisipatif di kalangan pelajar pada sejumlah Kabupaten dan Kota.

“Kita berharap, setelah di tingkat provinsi, ke depan Bawaslu Kabupaten dan kota meneruskannya dengan stkaholder setempat. Bawaslu mesti melibatkan banyak pihak dalam melakukan pengawasan demi terwujudnya azas pemilu yang jujur dan berkeadilan,” ungkap Surya.

Sementara itu, Ketua PGRI Sumbar Darmalis mengapresiasi Bawaslu Sumbar yang melibatkan PGRI dalam melakukan pengawasan partisipatif terhadap pelaksanaan Pemilu 2024.

“Bagi kami di PGRI, ini penghormatan yang luar biasa dari Bawaslu Sumbar. Karena dari pengalaman kami, selama ini banyak guru yang terlibat langsung sebagai penyelenggara pemilu, khususnya di tingkat TPS. Dengan kerjasama ini, akan semakin memperkuat komitmen kami dalam memyukseskan Pemilu 2024,” ujar Darmalis.

Senada, Koordinator JPS Isa Kurniawan menyampaikan, JPS yang merupakan wadah berkumpulnya para Pemimpin Redaksi media cetak, online, radio dan televisi, merupakan orang-orang yang bertanggungjawab terhadap pemberitaan di media yang dipimpinnya.

“Sebagai orang media, pengawasan terhadap semua kegiatan kemasyarakatan dan pemerintahan, sudah merupakan bagian dari tanggungjawab dan tugas kami. Apalagi dengan adanya MoU ini, tentu akan lebih memperkuat komitmen kami dalam menyukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi 2024 ini,” kata Isa.

Loading...

Pos terkait