Bandara Kuala Namu Diresmiskan SBY Februari Mendatang

Presiden SBY tinjau Bandara Kualanamu. FOTO/MERDEKA
Presiden SBY tinjau Bandara Kualanamu. FOTO/MERDEKA
Presiden SBY tinjau Bandara Kualanamu. FOTO/MERDEKA

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dikabarkan akan meresmikan Bandara Kuala Namu pada Februari mendatang. Walau sudah beroperasi, SBY hingga sekarang belum meresmikan bandara megah di Deli Serdang, Sumatera Utara tersebut.

Peresmian bandara Kuala Namu memang terus molor. SBY dulu telah dijadwalkan akan meresmikan Kuala Namu pada Juli 2013. Namun, rencana ini kembali batal.

Baca Juga

Direktur Keuangan Angkasa Pura II, Laurencius Manurung mengatakan saat ini SBY sudah meninjau langsung Kuala Namu. Sekarang tinggal menunggu waktu yang tepat untuk peresmian.

“Kuala Namu kan sudah ditinjau Presiden SBY. Satu bulan ke depan diresmikan beliau,” ucap Laurencius ketika ditemui di Jakarta, Sabtu (25/1).

Setelah diresmikan, Passenger Service Charge (PSC) atau biasa disebut airport tax Kuala Namu juga akan dinaikkan. Hal ini berkaitan dengan pelayanan bandara yang semakin meningkat. Namun demikian, Lauren tidak menyebut angka pasti PSC Kuala Namu setelah dinaikkan.

Pertengahan tahun lalu, Angkasa Pura II memang sudah merencanakan kenaikkan airport tax Kuala Namu, kenaikan yang diusulkan adalah menjadi Rp 100.000.

Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan menjelaskan, usulan kenaikan airport tax bisa dilakukan karena ada fasilitas lebih untuk calon penumpang. Salah satu contohnya adalah tersedianya ruangan yang lebih besar.

“Airport tax paling tinggi ya dari usulan itu, ini paling mahal karena memang bandara paling bagus. Tapi belum tahu nanti Ngurah Rai berapa. Jadi kita bisa lihat nanti,” ucap Bambang di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (22/7).

Bandara Kuala Namu memang dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern seperti integrated baggage handling screening system (IBHSS) yang merupakan teknologi penanganan bagasi otomatis untuk mempermudah penumpang maupun maskapai.

Diterapkannya IBHSS juga membuat Bandara Internasional Kualanamu bisa mengimplementasikan sistem terbuka untuk pendaftaran penumpang atau check-in seperti halnya Bandara Internasional Changi di Singapura dan Bandara Internasional Kuala Lumpur di Malaysia.

(Merdeka)

Loading...

Rekomendasi

DomaiNesia