Badai Ancam Guangdong, Jutaan Jiwa Terancam Banjir

Gelombang Air Mengancam Jutaan Jiwa di Tiongkok

Beijing – Pemerintah Tiongkok telah mengeluarkan peringatan keras menyusul potensi banjir besar yang mengancam Sungai-sungai Xijiang dan Beijiang di Provinsi Guangdong. Lonjakan permukaan air yang belum pernah terjadi sebelumnya mengancam sekitar 127 juta penduduk.

Otoritas Iklim dan Cuaca Tiongkok melaporkan peningkatan permukaan air yang signifikan di beberapa anak sungai, memicu kekhawatiran akan banjir satu dari 50 tahun sekali. Para pejabat setempat telah mengambil langkah darurat untuk mencegah bencana, termasuk mengimbau departemen pemerintah untuk menyiapkan rencana evakuasi dan distribusi bantuan.

Baca Juga

Hujan lebat yang berkepanjangan telah memicu angin kencang dan cuaca ekstrem lainnya di Guangdong dalam beberapa hari terakhir. Sebagian besar wilayah provinsi telah diguyur hujan selama lebih dari 12 jam, mengakibatkan banjir parah di kota-kota seperti Zhaoqing dan Shaoguan.

Jalan-jalan terendam air, memaksa kendaraan terjebak dan menyebabkan ganggunan aktivitas harian. Pemerintah Qingyuan bahkan telah menutup sekolah sementara untuk memastikan keselamatan siswa.

“Banjir telah menggenangi daerah Huaiji di Zhaoqing,” komentar seorang pengguna media sosial Weibo. “Warga lanjut usia dan anak-anak di daerah pedesaan sangat rentan karena pemadaman listrik dan hilangnya sinyal.”

Video yang beredar menunjukkan arus banjir yang deras menyeret kendaraan dan membentuk air bah di sepanjang jalan kota. Pihak berwenang juga telah melarang kapal berlayar di beberapa sungai, menerapkan langkah-langkah keamanan untuk mencegah kecelakaan.

Bendungan di Guangzhou, ibu kota provinsi, telah mencapai tingkat air yang mengkhawatirkan. Sementara itu, lebih dari 2600 stasiun hidrologi telah melaporkan curah hujan yang melebihi 50 mm, meningkatkan risiko banjir bandang.

Di provinsi tetangga Guangxi, angin kencang telah merobohkan bangunan dan memicu hujan es serta banjir. Lebih dari 65 tanah longsor dilaporkan di kota Hezhou saja.

Rekomendasi