Asyik Menonton Pacuan Kuda, Penonton Tewas Terinjak

  • Whatsapp
Saat Keluarga Melihat Jenazah Korban di Rumah Sakit /AG
Saat Keluarga Melihat Jenazah Korban di Rumah Sakit /AG
Saat Keluarga Melihat Jenazah Korban di Rumah Sakit /AG

PERISTIWA – Ajang balapan kuda yang digelar di Pantai Airmanis Padang Selatan Kota Padang, Minggu (3/11) membawa malapetaka bagi dua orang penonton. Satu orang penonton  Asni (48) tewas akibat terinjak oleh kuda pacuan sedangkan satu orang lagi Resi Laras (8) luka ringan.

Kejadian tragis ini terjadi saat kuda balapan tersebut sedang menyelesaikan sesi terakhir dari rangkaian balapan, karena masuknya babak final para pemacu kuda mengeluarkan kemampuan ekstranya.

Bacaan Lainnya

Namun, penonton yang tidak sabar ingin melihat pemenang pacuan kuda ini berusaha berpindah-pindah tempat dengan menyebarangi lintasan. Bahkan, personel yang telah disiagakan pun tak dihiraukan oleh para penoton yang ada.

“Sewaktu kejadian saya bersama anak saya berada di sisi kanan jalur, karena banyak penonton yang pindah, anak saya juga meminta untuk pindah dengan menyeberangi jalur”ungkap Ratna saat diwawancarai di RST Reksodiwiryo Ganting, tadi sore.

Melihat jarak antara kuda-kuda masih terlihat jauh, Ratna mengikuti keinginan sang anak untuk menyebarani walaupun sudah dilarang oleh para personel petugas yang tengah berjaga.

Saat menyebarang, tak hanya Ratna dan anaknya yang ikut menyebarang, pada rombonganya juga ada Asni serta tiga orang lainnya.

“Tadi saya berlari dengan anak saya secepat mungkin, dibelakang kita ada empat orang lagi termasuk Asni. Saat sampai di seberang, anak saya tersenggol kuda dan mengenai badannya, sedangkan Asni yang ada paling belakang terinjak oleh kuda-kuda yang sedang berlari kencang tersebut”katanya.

Sementara itu Kompol Sukirman Kapolsekta Padang Selatan membenarkan kejadian tersebut. Sukirman menyebutkan, bahwa Asni tewas akibat terinjak-injak oleh kuda pacuan  sedangkan Laras hanya menderita luka ringan pada bagian tangan dan kakinya.

“Benar, Asni tewas akibat terinjak oleh Kuda yang sedang berpacu tersebut termasuk laras yang menderita luka ringan, padahal petugas telah melarangnnya”katanya saat dihubungi via telephone, tadi sore.

Saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan penyelenggara pertandingan guna menyelidiki lebih lanjut terkait kejadian yang tragis ini.

Sementara, menurut Kepala RST Reksodiwiryo Ganting, Dr.Farhan Abdullah mengatakan, kondisi korban Asni saat masuk rumah sakit sangat memprihatinkan karena terdapat luka parah pada bagian kepala, dada serta sekujur tubuhnya terdapat luka.

”Pihak keluarga dari korban yang tewas itu sudah datang ke rumah sakit dan mereka akan membawanya langsung ke rumah duka di Bungus,” ujarnya.

 

Loading...

Pos terkait