Asik Memadu Kasih, Pelajar Ini Tertangkap Basah

WL saat diamankan pemuda setempat di kantor Lurah. FOTO/GS

WL saat diamankan pemuda setempat di kantor Lurah. FOTO/GS
WL saat diamankan pemuda setempat di kantor Lurah. FOTO/GS

Sepasang pelajar tertangkap warga saat tengah asik bermadu kasihberbuat asusilar sebuah rumah kost terletak di Alai Parak Kopi, Rabu (29/1) sekitar pukul 18.00 WIB. Alhasil, keduanya pun langsung diarak warga ke kantor Lurah setempat guna menghindari dari amukan massa.

Kedua pelajar itu diketahui berinisial TO (18) pelajar kelas II pada salah satu SMA Swasta di Kota Padang, dan WL (18) pelajar les pada salah satu Bimbel di Kota Padang.

Baca Juga

Salah seorang warga, Khairunnas menyebutkan, dirinya pertama kali mengetahui aktifitas mesum itu saat tengah memperbaiki mobil milikinya di depan rumah yang berada tepat berseberangan dengan rumah kontrakan TO (Pria).

”Saya curiga karena biasanya dia sering keluar kost-an, tapi sekarang kok tidak. Tadi pun saya juga melihat ada teman ceweknya yang bertamu,” katanya di kantor Lurah setempat.

Tak senang melihat dari jauh, dirinya pun langsung mendekati rumah kost TO sembari mengintip aktifitas mereka berdua. Ternyata, dirinya mendapati keduanya tengah asik memadu kasih, WL tampak pakaiannya telah terbuka separo, dan TO bajunya telah terbuka semua.

“Saya langsung panggil warga lain pak. Tidak berapa lama warga sudah berkumpul dan meminta TO keluar dari kamarnya baik-baik, namun dia sempat bersembunyi. Karena warga emosi, TO pun dipaksa keluar, dan sekaligus menemukan WL yang juga bersembunyi dibalik tempat tidur,” jelasnya.

Keduanya langsung digiring ke Kantor Lurah Alai Parak Kopi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Rencananya, keduanya akan dikenai denda adat dan akan dipanggil orangtua mereka masing-masing. ”Kita akan memanggil orangtua mereka untuk menyelesaikan ini,” tuturnya.

Kasat Pol PP Kota Padang, Andree Algamar menuturkan, memang mendapatkan laporan tentang penangkapan orang mesum tersebut dari masyarakat. Tapi, saat personelnya sudah dilapangan, tidak ditemukan bukti-bukti yang menjurus kesana.

”Kami serahkan penyelesaiannya kepada warga saja dan personel kami suruh balik kanan,” katanya saat dihubungi via seluler. (Gs/ed*WN)

Loading...

Rekomendasi

DomaiNesia