Ada SBY di Simulasi Mentawai Megathrust, Pemprov Sumbar Himbau Riau Atasi Asap

  • Whatsapp
Ilustrasi. Seorang siswi SD tengah melaksanakan Ujian Pra-UAS menggunakan masker akibat kabut asap. FOTO/HUDA
Seorang siswi SD tengah melaksanakan Ujian Pra-UAS menggunakan masker akibat kabut asap. FOTO/HUDA
Seorang siswi SD tengah melaksanakan Ujian Pra-UAS menggunakan masker akibat kabut asap. FOTO/HUDA

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat menetapkan status siaga darurat bencana kabut asap terhitung hari ini, Kamis (13/3). Pemberlakuan Status siaga darurat ini akan berlangsung hingga 31 Maret 2014 mendatang.

Pemprov melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Sumbar akan mendirikan posko darurat pada setiap Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Barat.

Bacaan Lainnya

Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Sumbar, Harmis menyebutkan, status ini diberlakukan untuk menghindari dampak kabut asap yang semakin parah melanda Sumbar.

“Kita sudah berkoordinasi dengan masing-masing BPBD Kabupaten/Kota agar mendirika posko cepat tanggap siaga darurat,” katanya di Padang.

Penerapan tanggap darurat dapat terlihat salah satunya di Kota Padang. Seluruh murid PAUD dan Sekolah Dasar (SD) dari kelas 1 hingga 4 diliburkan selama tiga hari kedepan dimulai hari ini. Sedangkan, kelas 5 dan 6 tetap mengikuti aktivitas belajar tapi menggunakan masker.

Hingga siang ini, kabut asap terus menyelimuti Kota Padang. Bahkan, jarak pandang pun semakin singkat yaitu berkisar 600 hingga 700 meter.

Loading...

Pos terkait