30 September 1965 – 30 September 2009 – 30 September 2013

wordpress-logo-2x

OPINI – Sudah menjadi rahasia umum bahwa Gerakan 30 September 1965 adalah awal pergolakan berdarah jenderal dan pemerintahan. Pasalnya, kematian atau pembantaian atas jenderal-jenderal besar di Indonesia yang dituduhkan kepada Partai Komunis Indonesia hingga saat ini masih simpang siur.

Baca Juga

Sebuah catatan dari Ibarruri, putri sulung DN Aidit yang telah dikirimkan beberapa tahun lalu ke redaksi menyita perhatian. Kembali membuka lembaran-lembaran buku bersampul merah itu, ternyata banyak kisah yang sebenarnya patut disebarluaskan dan diberikan pemahamannya kepada masyarakat umum.

Goenawan Mohamad saja didalam pengantarnya mengatakan bahwa, PKI bukan saja salah satu partai komunis tertua di Asia, tapi sebuah partai yang paling mengesankan dalam kemampuannya menggabungkan semangat perjuangan dengan kerapian organisasi.

Lebih lanjut, PKI bukan saja mempunyai anggota dan simpatisan dalam jumlah besar, tetapi juga akademi di pelbagai bidang, sebuah koran partai, Harian Rakjat yang rapi keredaksiannya, sebuah lembaga penerbitan yang aktif, dan sederet kelengkapan lain yang menunjukkan dirinya sebagai partai moderen.

30 September 2009.

Gempa berkekuatan 8 lebih skala richter mengguncang kota Padang dengan suksesnya memporak-porandakan seisi kota. Peristiwa yang berlangsung 10 menit lebih kurang tersebut membawa banyak korban jiwa, rumah hancur, perkantoran runtuh.

Pedih jika mengenang hari-hari kelam selama seminggu, tak ada listrik dan air bersih. Langit laksana medan tempur, setiap menit pesawat tempur dan jenis hercules datang silih berganti. Beberapa NGO luar negeri berdatangan. Kota Padang membangun kembali tata kota dan kehidupan.

30 September 2013.

Hari ini, sengaja tulisan ini dikeluarkan.

Politik.

Siapa anak PKI? Apakah masih ada pembelajaran di sekolah-sekolah yang mengajarkan sejarah tentang PKI? Apakah masih mengajarkan kisah yang seperti dulu? Sudahkah Indonesia meluruskan sejarah tentang PKI?

Garis keras, PKI adalah Partai Komunis yang memiliki tatanan organisasi yang baik- menurut Goenawan Mohamad- Pertanyaannya, apa ada partai saat ini yang bisa mendapat predikat yang sama?

Jawabannya, belum ada. Lihatlah partai politik yang ada saat ini, mereka sibuk mempreteli persoalan partai sebelah dan tidak berusaha memperbaiki tatanan internal partainya sendiri. PKI? jauh lebih baik dari partai yang ada saat ini.

Gempa.

Masih berbekas dibenak para warga kota Padang, terlebih mereka yang berada di pusat kota dengan intensitas dampak gempa yang sangat tinggi. Setiap ada gempa, kenangan tersebut kembali menyeruak. Kita sudah merdeka dari gempa 2009. Saat ini masih terus melakukan pembangunan untuk terus berjuang dalam kemerdekaan semu republik ini.

Warga berterima kasih kepada seluruh elemen yang telah membantu dalam upaya pewujudan kembali kota melalui program-program pembangunan yang disematkan di kota Padang. Harapan warga adalah 30 September bukan lagi persoalan berdarah yang harus dikenang, melainkan momentum untuk menjadi lebih baik. Kemerdekaan itu ditangan rakyat !!!

Salam hangat

Afiliasi EkspresNews – Pemimpin Redaksi.

Loading...

Rekomendasi

DomaiNesia