10 Sektor Bisnis Penyerap Utang Asing Terbesar Indonesia

  • Whatsapp
Ilustrasi. FOTO/MERDEKA
Ilustrasi. FOTO/MERDEKA
Ilustrasi. FOTO/MERDEKA

Bank Indonesia (BI) mencatat total utang luar negeri Indonesia per Maret 2014 adalah sebesar USD 276,5 miliar atau setara dengan Rp 3.156,8 triliun. Angka utang ini terus naik jika dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya USD 272,3 miliar. Jika dibandingkan Maret 2013 (YoY) maka utang luar negeri juga tercatat naik di mana tahun lalu hanya USD 254,6 miliar.

Dilansir dari situs resmi bank sentral, sektor ekonomi pemakai atau posisi utang luar negeri terbanyak yakni pertama, pada sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan dengan total utang mencapai USD 121,9 miliar. Kedua, industri pengolahan dengan total utang mencapai USD 30,8 miliar.

Ketiga, sektor ekonomi pertambangan dan penggalian mempunyai utang luar negeri sebesar USD 25,4 miliar. Keempat ialah sektor listrik, gas dan air bersih dengan utang luar negeri sebesar USD 20,6 miliar.

Kelima, sektor jasa-jasa dengan utang USD 18,65 miliar. Keenam, sektor pengangkutan dan komunikasi dengan total utang USD 13,3 miliar.

Ketujuh, sektor bangunan mempunyai utang sebesar USD 11 miliar. Kedelapan, sektor pertanian, peternakan, kehutanan serta perikanan mempunyai utang luar negeri USD 9,6 miliar. Kesembilan, sektor perdagangan, hotel dan restoran mempunyai utang luar negeri USD 8,1 miliar.

Sedangkan, sektor ekonomi lain-lain mempunyai total utang luar negeri sebesar USD 17,1 miliar. Jika ditotal dari semua sektor ekonomi ini maka utang luar negeri Indonesia per Maret 2014 mencapai 276,5 miliar atau setara dengan Rp 3.156,8 triliun.

(Merdeka.com)

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait