Vokasi Industri di Indonesia Berasal Dari Jerman

Sumatera Barat akan bersiap-siap untuk peluncuran program pendidikan vokasi industri, pendidikan tersebut menjiplak konsep pendidikan dua sistem dari Jerman. Program tersebut berdasarkan terusan dari instruksi Presiden Nomor 9/2016 tentang revitalisasi SMK.

Terkait pendidikan yang akan bersinergi dengan pembelajaran di perguruan tinggi dengan praktik kerja di industri, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan, jika saat ini Kemenperin tengah fokus terhadap program tersebut. Sehingga di targetkan di 2019 sebanyak 355 industri mampu terlibat aktif membina 1.775 SMK sebagai pendukung rencana program tersebut.

“Program pendidikan vokasi industri yang link and match antara industri dengan SMK di seluruh provinsi di Indonesia. Setiap perusahaan diminta untuk membina sekurang-kurangnya lima SMK di sekitarnya,” ujar Menperin Airlangga, saat berada di Bogor, Sabtu (23/24/2019).

Program tersebut berdasarkan catatan Kemenperin telah diluncurkan di Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Menyusul daerah lainya seperti Sumatera Utara, Aceh, Kepulauan Riau, Medan termasuk Sumatera Barat, dan demikian halnya dengan daerah lain di Indonesia.

“Oktober mendatang sudah akan dimulai diluncurkan,” ujar Airlangga.

Kemenperin telah melakukan penyelarasan kurikulum untuki 25 kompetensi dan untuk mendukung implementasi kurikulum dengan industri, bakal ada pelatihan untuk tenaga pendidik dan bantuan mesin dan peralatan praktik akan diusulkan pada Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total anggasran Rp500 juta per SMK.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT