Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Tuntut Haknya, Mahasiswa IAIN Unjuk Rasa

Demo Mahasiswa
Aksi unjuk rasa mahasiswa IAIN Imam Bonjol, Lubuk Lintah, Kota Padang. Foto : Ikhwan

Ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol, Kota Padang menggelar unjuk rasa menuntut perbaikan fasilitas Kampus bertempat di Kampus IAIN Lubuk Lintah, Kota Padang, Rabu (1/10).

Unjuk rasa ini merupakan buntut kekecawaan mahasiswa terhadap minimnya pelayanan, infrastruktur dan jaminan keamanan pihak kampus kepada mereka.

Terpantau, aksi yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB itu diawali dengan pembakaran ban ditengah-tengah lapangan kampus. “Siapa yang bertanggungjawab atas tubuh IAIN ? Banyak pembangunan yang tidak selesai, banyak janji pihak kampus yang tidak kunjung direalisasikan,” sorak Koordinator Aksi, Ridwan saat berorasi.

Bahkan, sempat terjadi aksi anarkis pengunjuk rasa lantara Pengurus Dewan Mahasiswa (DEMA) IAIN Imam Bonjol enggan untuk keluar dari kantornya. “Keluar kau DEMA, kau itu wakil mahasiswa, perjuangkan hak kami disini,” tegas pengunjuk rasa.

Namun, aksi itu hanya berlangsung sebentar setelah perwakilan DEMA bersedia keluar dan ikut serta dalam aksi unjuk rasa tersebut. Kemudian, aksi dilanjutkan ke Gedung Rektorat IAIN Imam Bonjol, tepat berada dibelakang kampus.

Menurut Ridwan, aksi ini merupakan buntut dari tidak adanya realisasi pihak kampus saat demo pada tahun 2013 lalu. “Pada tahun 2013 kami Demo Rektor untuk memenuhi sejumlah janji. Tapi, sampai saat ini tidak ada janji yang mereka realisasikan,” katanya.

Adapun tuntutan mahasiswa diantaranya pembangunan IAIN yang tidak jelas dan terbengkalai. “Kemudian, penerimah mahasiswa yang tidak sebanding dengan kapasitas lokal. Bahkan, tahun ini tradisi tahunan Ospek juga tidak ada,” tuturnya.

Tuntutan selanjutnya yakni tidak adanya jaminan keamanan dan kenyamanan yang diberikan pihak kampus. “Tidak ada keamanan bagi kita kuliah disini, masak banyak sekali mahasiswa yang kehilangan. Lalu, ruang kelas yang tidak memadai dipaksakan untuk ditempati,” jelasnya.

Selain itu, mahasiswa juga mempertanyakan terkait prosedur pemenangan tender pembangunan IAIN Imam Bonjol yang tidak jelas. “Pihak kampus pakai prosedur tender bagaimana ? Masak pemenang tender yang sudah diblacklits oleh PU,” tegasnya.

Tetapi, aksi itu hanya berjalan sampai Pukul 13.00 WIB lantaran sang Rektor yang ditunggu tak kunjung datang. Namun, mahasiswa mengancam akan melakukan aksi serupa pada Kamis (2/10) besok. “Kita akan kembali demo besok jam 9 pagi sampai tuntutan kami dipenuhi,” singkatnya.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT