Trend Baru Warga Padang, Nambah Penghasilan Cukup dengan Smartphone

Petugas KUDO Indonesia tengah menerangkan kepada agen Kudo. Foto : Istimewa

Petugas KUDO Indonesia tengah menerangkan penggunaan Kudo kepada agen Kudo. Foto : Istimewa

Teknologi kini sudah menjadi sesuatu hal yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Di era The 4th Industrial Revolution ini dimana setiap aspek kehidupan akan selalu bersinggungan dengan digitalisasi, interaksi terhadap dunia maya telah menjadi suatu bagian dari rutinitas harian tiap – tiap insan tanpa terkecuali.

Tidak hanya sosial media dan membaca berita online, sebagian besar masyarakat juga sudah banyak sadar peluang usaha danberinisiatif untuk memanfaatkan dunia digital sebagai media untuk berbisnis. Namun apa dinyana, keinginan sering kali berbenturan dengan kendala yang dimiliki.

Hambatan lazim seperti; kegagapan teknologi (baca: gaptek), keterbatasan modal usaha, ketidak pemilikan kartu kredit, tidak memiliki kepercayaan terhadap pembeli maupun penjual online, hingga masalah stok barang adalah sekian diantaranya.

Padang, dengan lebih dari 833,562 jiwa penduduknya memiliki masyarakat dengan karakter yang cerdas dan kritis dalam memutuskan untuk memulai wira usaha. Bukan pemandangan asing bagi siapa saja yang bertandang ke kota ini akan menemukan kios pulsa padat menjamur dari pusat kota hingga ke pelosok – pelosok daerah.

Meskipun kendala di atas masih merupakan masalah utama mereka dalam memanfaatkan digitalisasi untuk berbisnis, ada satu trend baru yang kini diikuti oleh ratusan dari masyarakat kota Padang dan sekitarnya. Trend bisnis digital ini ternyata semuanya memakai apilikasi pintar bernama KUDO.

KUDO adalah aplikasi yang menyediakan lebih dari 3 juta variasi produk di dalam satu platform. Dilengkapi dengan pulsa dari top provider Indonesia, tagihan pembayaran mulai dari listrik, air, asuransi, cicilan motor, bahkan tiket pesawat dan kereta kini dapat. Lalu apa yang masyarakat Padang dapatkan dari aplikasi KUDO ini? Komisi yang jauh lebih tinggi, pelayanan yang cepat, pemakaian yang praktis, fitur yang lengkap, promo menarik dan yang satu hal yang belum dimiliki oleh e-commerce manapun di indonesia adalah kehadiran Field Officer ramah KUDO.

Field officer adalah petugas KUDO yang siap sedia mensosialisasikan edukasi lengkap mengenai berbisnis melalui KUDO. Bapak Iwa (40 tahun), adalah salah satu pelaku usaha kios pulsa rumahan yang juga beralih ke KUDO.

Bapak Iwa dan istrinya bekerja bergantian menjaga kios pulsa, dan jajanan kecil yang dirintis oleh keduanya sejak beberapa tahun lalu. Bapak Iwa dan keluarga harus membayar lebih besar dan menerima keuntungan lebih sedikit dari provider penyedia pulsa sebelumnya. Merekapun akhirnya tidak bisa merambah usaha lain karena terbentur kendala modal, dan kemampuan pemakaian teknologi yang masih sedikit gagap.

Namun sejak diperkenalkan oleh KUDO, bapak Iwa mendapat keuntungan lebih besar perharinya, mendapat penyeliaan finansial bisnis KUDO, dan kepercayaan para kustomer pulsa yang membesarkan nama baiknya. Diwaktu luang kini ia hanya tinggal mengklik fitur share to social media, untuk membagikan produk manapun yang ingin ia jual lewat sosial medianya.

Keuntungan yang didapat dipakainya untuk kembali menyetok barang – barang usaha warungnya yang baru ia mulai rintis. Dirasakan pula oleh Pak Iwa dan keluarga, warga kampung sekitar yang menjadi kustomernya, kini dapat merasakan pengalaman bertransaksi online untuk pertama kalinya lewat KUDO dan ikut memakai aplikasi yang dapat didownload di google play store tersebut. Mereka merasa puas dan ikut terinspirasi produktif berwira usaha lewat aplikasi cerdas ini.

KUDO yang juga dapat dibuka di https://shop.kudo.co.id/ pada browser non android anda, adalah aplikasi canggih keluaran start – up teknologi lokal online to offline terbesar di Indonesia yang bernama PT. KUDO Teknologi Indonesia. Didirikan oleh 2 pemuda jenius asli Indonesia bergelar MBA jebolan UC Berkeley Haas School of Business, America, KUDO memiliki misi untuk menciptakan 1 juta pengusaha digital Indonesia pada tahun 2018 nanti. Hingga saat ini KUDO telah berperan besar dalam menaikkan ekonomi inklusif Indonesia lewat transaksi para agennya.

Perusahaan yang baru saja mendapat suntikan dana senilai 8 digit dollar Amerika ini bermitra dengan pemain e-commerce besar seperti Bukalapak, Lakupon, Berrybenka, Hijabenka dalam menyediakan produk unggulannya. Momentum Indonesia Fintech Festival and Conference 2016 kemarin juga menjadi saksi kisah dimulainya kemiraan KUDO – BTPN dalam menyusun rencana strategis bersama.

Untuk diketahui, KUDO adalah Startup teknologi yang berpusat di Jakarta yang memungkinkan semua orang untuk mendapat akses dan berpartisipasi di sektor e-commerce lokal, tanpa memandang keadaan ekonomi ataupun akses internet. KUDO didukung oleh beberapa perusahaan modal ventura termasuk East Ventures, 500 Startups, IMJ Investment Partners, Singapore Press Holdings dan GREE Ventures. EMTEK, salah satu konglomerat media di Indonesia juga sudah berinvestasi di KUDO.

[KUDO Indonesia]

Komentar

Aplikasi KUDO Startup Bisnis