Tradisi Duo Tujuah di Padang

Ilustrasi-Pesta-Kembang-Api

Ilustrasi-Pesta-Kembang-Api

Ilustrasi-Pesta-Kembang-Api
Ilustrasi-Pesta-Kembang-Api

Minggu keempat Ramadan 1438 Hijriah merupakan tradisi malam duo tujuah di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (21/6/2017).

Tradisi tersebut menurut tutur warga Seberang Palinggam, Batang Arau, memang selalu dilaksanakan pada malam 27 Ramadan. Tradisi ini telah lama terjadi sejak dahulunya. Hanya saja itu dilakukan saat bulan suci Ramadan.

“Lilin Duo Tujuah dilaksanakan sesaat setelah sholat magrib, namun menjelang shalat Isya, anak-anak sudah mulai memadamkan api nya baik lilin ” kata Fadhil, warga Seberang Palinggam, Rabu (21/6/2017).

Sekadar diketahui, tradisi malam duo tujuah itu, dengan membakar lilin, menyalakan kembang api serta petasan di pekarangan rumah masing-masing. Lilin yang dinyalakan dimulai setelah maghrib dan berakhir ketika sholat taraweh selesai.

Tradisi ini merupakan salah satu semarak di kampung. Selain itu salah satu bentuk menyambut Idul Fitri 1438 Hijriah/2017 Masehi, semarak menyambut hari kemenangan.(*)

Komentar
Loading...
Loading...