Tolak Kekerasan, Wartawan Sumbar Gelar Aksi Solidaritas

Aksi Solidaritas Wartawan Sumbar.

Aksi Solidaritas Wartawan Sumbar. War

Puluhan wartawan yang tergabung dalam Koalisi Wartawan Anti Kekerasan (KWAK)  Sumbar menggelar aksi solidaritas didepan Kantor Kapolda Sumatera Barat, Alai, Kota Padang, Senin (7/12). Aksi ini merupakan bentuk solidaritas mereka terhadap kasus yang menimpa rekan seprofesinya di Sulawesi  Selatan dan Riau beberapa waktu lalu.

Aksi sendiri dimulai dengan orasi oleh sejumlah wartawan yang meminta penghapusan kekerasan antara oknum kepolisian dengan jurnalis. “Kita ini sama bekerja dengan hukum, jangan semena-menanya dengan kami,” sorak juru aksi, Putra Tanhar yang merupakan wartawan Harian Rakyat Sumbar.
Ketua LBH Pers Padang, Ronny mengaku, bahwa aksi yang dilakukan oleh oknum kepolisian merupakan suatu penindasan bagi para jurnalis. Pasalnya, jurnalis merupakan penyampai informasi kepada masyarakat, bukan untuk dihadang kemudian dipukuli.
“Apa masalahnya ? Kita hanya liputan, tidak ada provokasi, malah kita yang diserang. Anda (Polisi) bekerja dengan hukum, kami juga, kita tidak ada beda,” tegasnya.
Adapun tuntutan mereka agar Kapolda Sumatera Barat mendukung pengusutan tuntas terhadap aksi kekerasan yang terjadi tersebut. Namun, setelah beberapa lama, Kapolda tak kunjung menampakan diri, tetapi diterima oleh Wakapolda Sumbar.
Wakapolda Sumbar sendiri berjanji akan mendukung aksi tersebut. “Setelah kita konfirmasi dan berdialog, beliau bersedia mendukung kita, karena hukum harus ditegakkan,” terangnya.
Seperti diketahui, ada dua aksi kekerasan terhadap wartawan dalam sebulan terjadi di Indonesia. Pertama di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan yang menimpa wartawan Tribun Timur Abdul Azis dan Koran Sindo, Jumadi Nurdin. Keduanya, menjadi korban pemukulan oleh Aipda Andi Sadik saat meliput kampanye Pilkada.
Kasus kedua terjadi di Pekanbaru, Riau. Kali ini menimpa Wartawan Riauonline.co.id Zuhri Febrianto. Korban harus menerima pukulan dengan tongkat dan pentungan pada badannya saat melipiut kongres HMI di GOR Remaja, Riau.
Komentar

Kekerasan Wartawan