Tempatkan Pendukungnya di Berbagai Posisi, Jokowi Dianggap Bayar Utang

Presiden RI, Joko Widodo. Foto : Istimewa

Presiden RI, Joko Widodo. Foto : Istimewa

Politisi Golkar Bambang Soesatyo menilai Presiden Joko Widodo sudah membayar sebagian utang selama pemilihan Presiden. Utang itu dibayar dengan menempatkan sebagian pendukungnya duduk di berbagai posisi.

“Jokowi sudah membayar sebagian hutang selama pilpres. Ada yang terpilih menteri, Direksi BUMN, Komisari, semua dikasih. Harusnya pendukung ini selesai, biarkan Jokowi melaksanakan tugas konstitusi agar bebas berkreasi, seperti Walikota Solo yang memimpin 4 kecamatan,” kata Bambang Soesatyo di ruang Fraksi Golkar, Jakarta, Kamis (26/3/2015).

Anggota Komisi III DPR itu meminta semua pihak membebaskan Joko Widodo membangun Indonesia. Pasalnya, DPR tetap mengawasi kinerja pemerintah. Namun, Bambang mengaku sedih dengan kinerja para menteri.

“Para menteri tidak melaksanakan perintahnya dan tidak melapor. Ini tidak bisa dibiarkan. Berkali-kali Jokowi kecewa. Seperti kenaikan harga beras, Menteri Perdagangan tidak melaporkan, tidak ada tindakan konkret, menterinya punya beking dewa,” ujarnya.

Sementara Pakar Komunikasi Politik Tjipta Lesmana mengakui relawan Jokowi mulai kecewa serta ragu akan kepemimpinan Presiden RI ke-7 itu. Sementara, Tjipta yang mengaku pendukung Jokowi masih memiliki harapan.

“Kasih kesempatan, ini masih warming up. Saya punya harapan, kalau setahun kita evaluasi lagi.‎ Kita kecewa, saya katakan memberi harapan untuk mengoreksi diri, sepenuhnya ada di Presiden. Presiden harus mulai melepaskan diri dari kungkungan bos,” ujarnya.

(Tribunnews.com)

Komentar

Jokowi-JK Politik