Tega ! Ayah Gauli Anak Kandung Selama 1 Tahun

Ilustrasi
Ilustrasi

Seorang anak bernama Bunga (red-samaran) menjadi pelampiasan nafsu bejat ayahnya selama setahun. Perbuatan itu diketahui pihak keluarganya, setelah sang anak menceritakannya kepada atuknya (saudara ibu korban) Badi (red-samaran).

Bocah malang yang masih berusia 15 tahun itu diperkosa semenjak Agustus 2012 lalu, hingga membuatnya untuk keluar rumah, bahkan berhenti sekolah.

Miranda didampingi atuknya itu mendatangi SPKT kepolisian Resort (Polresta) Kota Padang, Rabu (25/12) siang, guna melaporkan perbuatannya ayahnya tersebut.

“Dia memaksa saya pak, kalau saya tidak mau, dia mengancam akan meninggalkan ibu dan juga tidak memberikan saya jajan untuk sekolah,” kata sang anak malang itu di Polresta Padang.

Kejadian itu sendiri bermula pada pertengahan tahun lalu, ketika Bunga sedang tidur di kamarnya. Saat itulah, niat bejat sang ayah mendatangi kamar anak kandungnya itu, dan langsung meminta melayani nafsu ayahnya.

“Saya tolak, karena saat itu ada ibu dan adik di rumah, tapi mereka sudah tidur semua,” tuturnya.

Lantas, tanpa memperdulikan anaknya itu, sang ayah langsung mengrayangi anaknya. Memakai cara memaksa, Bunga pun tak bisa buat apa-apa, ia hanya bisa diam tanpa melawan.

“Itulah awalnya, lalu berlanjut terus menerus, karena itulah, saya jadi tidak berani kesekolah dan malu bertemu teman-teman,” jelasnya.

Tak tahan lagi, Bunga langsung mengadukannya ke sang atuk. Atuknya itu hanya bisa tertunduk malu melihat perlakuannya sang ayah anak tersebut.

Selain itu, sang ayah pun saat ini sudah pergi bersama ibu serta adik bungsu Bunga. Bahkan, sang ibu pun tak mengetahui perihal perbuatan bejat suaminya itu.

“Ibunya tak tahu tentang kejadian ini, makanya saat diajak pergi oleh sang ayah, ibunya menurut saja. Saya pun baru diberitahu setelah ayahnya sudah tak tinggal di rumah lagi,” kata sang atuk korban.

Badi mengaku tidak memberitahukan kepada kakaknya yang tak lain adalah ibu dari Bunga. Tetapi, anggota keluarga lainnya mengetahui dan berusaha mencari keberadaan ayah Bunga.

“Makanya saya laporkan saja kejadian ini ke polisi, berharap nanti dia bisa ditangkap. Ayah keji itu, tega melakukan perbuatan keji kepada anak sendiri,” tegasnya.

Sementara, Kepala Unit (Kanit) III SPKT Polresta Kota Padang, Ipda Mohajreni yang menerima laporan korban mengatakan, sudah menyerahkan kasus pencabulan ini ke Unit PPA Polresta kota Padang, dengan nomor LP/2184/K/XII/SPKT Unit III.

“Laporan korban sudah kita terima, dan Unit PPA akan melakukan pemeriksaan dan visum terhadap korban, kemudian tim reskrim juga akan melakukan penyelidikan,” pungkasnya.

Hingga saat ini kepolisian masih memburu keberadaan sang ayahnya itu. Bunga sendiri diketahui masih berstatus pelajar kelas I di salah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta di Kota Padang. (Gs/wn)

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT