Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

TdS 2017 Sedikit Dapat Cipratan Pusat

Rapat Kordinasi Tour de Singkarak 2017 dipimpin Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di Hotel Mercure, Padang.
Rapat Kordinasi Tour de Singkarak 2017 dipimpin Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di Hotel Mercure, Padang.

Anggaran Tour de Singkarak (TdS) 2017 saat ini masih belum ada titik terangnya. Pemprov Sumbar bersama kepala daerah se Sumbar tengah bekerja keras untuk bisa mendapatkan tambahan anggaran yang tiap tahunnya menghabiskan Rp13 miliar lebih untuk penyelenggaran iven tiap tahunnya itu.

Pada saat Rapat Kordinasi (Rakor) TdS 2017 di Hotel Mercure, Padang, Rabu siang tadi, (26/7/2017). Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit blak-blakan terkait anggaran tersebut. Ia berharap tiap daerah untuk share anggaran, meskipun anggaran tersebut sebelumnya telah diposkan oleh tiap kabupaten dan kota.

Kondisi anggaran untuk pelaksanaan TdS 2017 sampai saat ini masih sangat minim, bahkan pemerintah pusat hanya mengganggarkan Rp4,1 miliar, sehingga sisanya diusahakan oleh daerah. Perhelatan iven balap sepeda skala internasional itu akan dilaksanakan pada 10 Oktober 2017 mau tidak mau harus terlaksana.

“Ini merupakan kebanggaan Sumbar, jika ini ditiadakan maka kita juga akan kehilangan,” ujar Wagub Sumbar Irwan Prayitno dihadapan para kepala daerah dan legislator daerah saat mengikuti Rakor TdS tersebut.

Dana TdS 2017 saat ini masih belum mencapai Rp9 miliar, sehingga dana-dana lain baik dari sponsorship sedang diusahakan. Parahnya lagi, anggaran akan lebih banyak terkucur bagi daerah yang grand start dan grand finish.

“Jika iven ini sebelumnya disupport langsung dari pusat, sekarang tidak lagi. Perhelatan olahrga balap sepeda tahun ini, Pemprov hanya anggarkan Rp3 miliar,” kata Nasrul Abit.

Ia menerangkan, anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp13 miliar lebih, jika dirata-ratakan, per kabupaten dan kota mesti menshare anggaran kurang lebih Rp500 juta, dan itu mesti ada tambahan dari sponsor. Walau sebelumnya telah ada plot anggaran yang disediakan oleh masing-masing kabupaten dan kota.

“Tahun ini tiap daerah bersepakat share mulai dari angka Rp75-100 juta disamping dana sponsorship, agar iven ini terlaksana,” katanya.

Diketahui, untuk launching awal atau grand start TdS 2017 dipusatkan di Istano Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar dan grand finish di Kota Bukittinggi, Sumbar.

Komentar
BERITA TERKAIT