Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Tangkal Terorisme Masuk Sumbar

masjid raya sumbar.kota padang.kabarpadang.JPG
masjid raya sumbar.kota padang.kabarpadang.JPG

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan, jika peredaran faham-faham di daerah dan keberadaan para penyebar sangat sulit dideteksi. Bukan berarti ia membiarkan warganya terpengaruh. Namun, pemerintah belum dapat memastikan apakah itu memang terlibat jaringan yang diduga teroris atau tidak.

Pemda katanya, terus berkordinasi dengan stakeholder baik itu Forkompinda dan juga kepolisian daerah. Munculnya faham dan ketersandungan warga akan jaringan tersebut, sebut Irwan Prayitno, disebabkan adanya warga yang merantau kemudian pulang ke kampung dan mencoba memengaruhi masyarakat lingkungan. Kesulitan lagi-lagi ia sebutkan, karena ada yang merantau.

“Kalau di kampung mungkin ya bisa, tapi kalau sudah berangkat merantau itu tentu sangat sukar. Saya mengajak semuanya untuk bersama-sama mengawasinya,” kata Gubernur Irwan.

Beberapa tahun belakangan, daerah Sumbar sempat santer dan jadi perhatian dunia, setelah tim Densus 88 Anti Teror melakukan penangkapan terhadap beberapa warga. Penangkapan itu didasari atas dugaan terlibat jaringan aliran keras dan terorisme. Bahkan, tidak jarang penahanan terhadap warga tidak hanya dilakukan di ranah Minang, akan tetapi di luar daerah juga demikian.

Penguatan penahanan tersebut juga disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komjen Suhardi Alius. Penangkapan di daerah, setelah dilakukan monitoring akan kegiatan warga setelah merantau di luar daerah. Menurutnya, memang secara kuantitatif memang ada beberapa, dan penangkapan setelah pengembangan informasi.

Menjaga situasi aman dan kondusif di wilayah hukum. Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal menyatakan, akan tetap melakukan tugas dan pengawasan terhadap warganya. Namun, ia juga berharap tidak ada cap teroris di ranah Minang.

“Harapan saya dan semua warga tentunya tidak ada teroris di daerah kita, dan sisi lain kami juga melaksanakan tugas sebagai pemberi rasa aman dengan melakukan pemantauan, pengawasan agar daerah aman dan tidak seperti yang disangkakan,” sebutnya.

Komentar
BERITA TERKAIT