Sudah Lewat 100 Hari, JK: Tidak Ada Reshuffle Kabinet

Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla dan Kabinet Kerja Foto: Tempo.com

Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla dan Kabinet Kerja Foto: Tempo.com

Pemerintahan Jokowi-JK sudah genap 100 hari. Dalam 100 hari ini sudah banyak yang dilalui dan dilakukan pemerintahan ini mulai dari naik turunnya harga BBM, eksekusi mati terpidana narkotika hingga konflik KPK-Polri. Namun, pemerintahan Jokowi-JK tidak mengenal yang namanya 100 hari pemerintahan, seperti yang diungkapkan Seskab Andi Widjajanto.

“Presiden, pemerintahan ini tidak mengenal 100 hari. Setiap kementerian, lembaga memiliki target-target jangka pendek yang berbeda-beda. Tidak ada indikator 100 hari dari Presiden,” ungkapnya.

Sedangkan Wakil Presiden Jusuf Kalla sendiri merasa tidak ada yang istimewa dalam 100 hari tersebut dan saat ini pemerintahan sedang fokus untuk bekerja.

“Masa bersemangat pidato itu sudah selesai. Sekarang bersemangat kerja. Kamu sekarang cari menteri tidak banyak di kota, karena harus ke daerah untuk melihat keadaan, melaksanakannya. Jadi semangat itu ada semangat untuk pidato awalnya, perencanaan ya mesti pidato orang. Sekarang semangatnya harus kerja,” jelas JK.

Selain itu, dikabarkan bahwa akan terjadi reshuffle kabinet berhubungan dengan kasus KPK-Polri. Termasuk masalah Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM Tedjo Edhy yang menyebut “rakyat tidak jelas”. Namun, JK membantah kabar tersebut dan mengatakan bahwa kabinet akan tetap terus dievaluasi.

“Tidaklah, masa 100 hari sudah di-reshuffle. Tapi kapan pun dia selalu dievaluasi,” katanya.

Terkait masalah Menteri Tedjo, JK mengungkapkan bahwa Presiden dan dirinya sendiri sudah memberikan nasihat dan pandangan.

“Itu perlu agak diluruskan yang baik, istilah-istilah yang katakanlah mungkin tidak sesuai tentu jangan dipergunakan. Sudah berikan pandangannya. Saya juga sudah memberikan pandangan ke Pak Tedjo untuk memakai istilah-istilah yang lebih sesuai,” ungkap wakil presiden tersebut.

Komentar

100 Hari Jokowi-JK Jokowi-JK Kabinet Kerja