Sempat Ditunda, Penerbangan di BIM Berangsur Normal

image

Ilustrasi.

Akibat penundaan penerbangan pada Senin (26/10) pagi lantaran kabut asap terjadinya penumpukan penumpang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

General Manager PT Angkasa Pura II BIM, Yayan Hendrayani membenarkan terkait penumpukan penumpang tersebut. Namun disebutnya masih dalam kategori yang wajar.

“Memang betul, itu kan karena penumpang sudah dari tadi menunggu tetapi ada cleared (ditunda) sementara. Jadi, sampai sekarang masih dalam proses normal kembali,” katanya di Padang.

Terkait penundaan sejumlah penerbangan sendiri, Yayan menyebut bukanlah ditutup, namun hanya ditunda. “Tadi itu bukan ditutup, tapi ditunda penerbangannya karena jarak padang minim,” jelasnya.

Selain itu, tadi pagi, ada tiga maskapai yang harus kembali ke bandara asalnya lantaran jarak pandang hanya 700 meter.

“Iya, tidak bisa mendarat karena batas minimalnya 900 meter. Ketiga maskapai itu, Lion Air dari Kuala Namu Medan, Air Asia dari Kuala Lumpur dan Garuda Indonesia dari Soekarno-Hatta Jakarta,” sebutnya.

Normalnya operasi penerbangan di BIM diperkirakan pada sore hari nanti. “Diperkirakan, dua atau tiga jam kedepan sudah normal kembali,” tutupnya.

Komentar

Delay Penerbangan Kabut Asap Penerbangan BIM