Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Selama 2013, Polresta Padang Tangani 6.518 Kasus Kriminal

Ilustrasi PadangSepanjang tahun 2013, Kepolisian Resort (Polresta) Padang mencatat ada sebanyak 6.518 kasus kriminal yang terjadi di kota Padang. Jumlah ini dihitung dari bulan Januari 2013 hingga tanggal 20 Desember 2013.

Jumlah ini menurun dari tahun sebelumnya, karena pada tahun 2012 tercatat sebanyak 6.535 kasus yang ditangani oleh Polresta Padang.  Faktor utama dalam turunnya kasus kriminal ini, yakni kepolisian melakukan penekanan dan mempersempit ruang gerak para pelaku tindak kejahatan.

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polresta Padang, Kompol Iwan Ariyandhi menyebutkan, turunnya jumlah angka tindakan kriminal pada tahun ini tak terlepas dengan adanya kerja sama yang baik, antara masyarakat bersama kepolisian dalam memberantas tindakan kejahatan tersebut.

Kesadaran masyarakat akan bahaya dari pelaku kejahatan juga menjadi faktor mendukung turunnya angka kriminal pada tahun ini.

“Tanpa ada peran dan bantuan dari masyarakat, pihak kepolisian belum maksimal dalam menanggulangi serta memberantas para pelaku tindak kejahatan di Kota Padang,” katanya di Polresta Padang, Senin (30/12) tadi siang.

Dilain hal, dari 6.518 kasus, terbagi menjadi enam kategori kasus, diantaranya pencurian pemberatan sebanyak 1.415 kasus, pencurian dengan kekerasan sebanyak 249 kasus, pencurian kendaraan bermotor sebanyak 1.533 kasus, pembunuhan sebanyak 3 kasus, pemerkosaan sebanyak 8 kasus dan judi sebanyak 66 kasus.

Kemudian, kasus pencurian pemberatan telah selesai sebanyak 220 kasus, pencurian dengan kekerasan 35 kasus, pencurian kendaraan bermotor 179 kasus, pembunuhan dua kasus, perkosaan empat kasus, dan kasus perjudian semuanya telah selesai diungkap.

“Dari keseluruhan kategori kasus, yang telah berhasil diungkap berjumlah 2.374 kasus, dengan presantase sekitar 36 persen yang telah dituntaskna oleh penyidik,” tuturnya.

Selain itu, pada tahun 2012, dari sebanyak 6.535 kasus, yang telah berhasil diungkap penyidik ada sebanyak 2.992 kasus. Apabila dipersentasekan, sekitar 45 persen.

“Pada tahun lalu, kita berhasil menyelesaikan sekitar 45 persen, sementara pada tahun ini 36 persen,” jelasnya.

Adapun faktor utama terkendalanya penyelesaian kasus itu, lantaran penyidik kurang mendapatkan kurang bukti, dan keterangan para saksi pada kasus tersebut. “Karena itulah, penyidik belum bisa menyelesaikan kasus-kasus yang masuk ke dalam Polresta Padang,” tutupnya. (Gs/ed*WN)

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT