Sebutan “Presiden Jokowi”, Agar Akrab dan Seragam

Presiden RI Joko Widodo Foto: Istimewa

Presiden RI Joko Widodo Foto: Istimewa

Presiden Joko Widodo ingin panggilannya disingkat menjadi Presiden Jokowi. Sebagaimana yang terdapat dalam surat edaran Kementerian Dalam Negeri No. 100/449/SJ tentang keseragaman penyebutan nama presiden pada saat acara kenegaraan maupun kunjungan kerja di provinsi, kabupaten dan kota yang diterbitkan 26 Januari 2015 lalu. Surat edaran tersebut merupakan perintah dari Setkab.

“Itu perintah Setkab bahwa kalau dalam acara resmi tidak perlu Yth. Bapak Ir. Haji Joko Widodo, jadi disingkat saja menjadi Yth. Presiden Indonesia Bapak Jokowi. Karena kalau Presiden ke daerah kan ada yang menyebut Jokowi, Joko Widodo atau insinyur Joko Widodo. Jadi biar seragam saja,” ujar Mendagri Tjahjo Kumolo, Jumat (6/2) dilansir dari Liputan6.

Selain untuk keseragaman, panggilan tersebut juga ditetapkan supaya terdengar lebih akrab. Nama Jokowi memang sudah terpakai sejak presiden yang terkenal dengan blusukannya itu menjasi Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta.

“Ini biar semakin akrab juga,” tutur Juru Bicara Kemendagri Dodi Riyadmadji.

Akan tetapi, pengamat politik senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro agak keberatan dengan ketetapan tersebut.

”Pengaturan tersebut berlebihan dan seperti kembali ke masa pemerintahan Orde Baru dimana penyebutan nama Presiden harus diatur-atur,” jelas Siti.

Surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut koordinasi antara Presiden dengan para bupati dan walikota yang meminta penyeragaman penyebutan nama Presiden Jokowi dan sudah ditujukan kepada sekretaris daerah provinsi, kabupaten dan kota seluruh Indonesia. Surat tersebut berisi:

Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden Republik Indonesia pada saat pertemuan Bapak Presiden Republik Indonesia dengan para bupati sewilayah Pulau Sumatera pada hari Kamis, 22 Januari 2015 bertempat di Istana Kepresidenan Bogor, bersama ini disampaikan bahwa untuk keseragaman dalam penyebutan nama dan jabatan Bapak Presiden Republik Indonesia pada saat acara resmi kenegaraan maupun kunjungan kerja di Provinsi, Kabupaten, dan Kota penyebutannya sebagai berikut: YANG TERHORMAT, PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, BAPAK JOKOWI.”

Komentar

Jokowi Presiden RI