Satu Tahun Jokowi, Mahasiswa Tuntut Jokowi Serius Tangani Asap

Mahasiswa Universitas Negeri Padang berunjuk rasa terkait satu tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Gedung DPRD Sumbar, Kota Padang. Foto : Ikhwan

Mahasiswa Universitas Negeri Padang berunjuk rasa terkait satu tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Gedung DPRD Sumbar, Kota Padang. Foto : Ikhwan

Tepat satu tahun kepemimpinan Jokowi-JK, sekitar 50 Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Sumatera Barat (Sumbar). Mahasiswa menilai Jokowi tidak sungguh-sungguh dalam memimpin Indonesia hingga semakin terpuruk.

Dengan membawa spanduk bertuliskan “Padamkan Jokowi, Jokowi Gagal” mahasiswa melakukan long march dari kampunya di Air Tawar Barat menuju Gedung DPRD Sumbar. Mahasiswa menuntut Jokowi segera mengambil kebijakan strategis untuk menuntasi kabut asap yang tak kunjung selesai.

“Sudah banyak korban, sudah banyak yang meninggal karena asap, rakyat ini manusia yang perlu menghirup udara segara. Jika tak mampu padamkan, kami yang akan padamkan anda (Jokowi),” sorak pengunjuk rasa.

Mahasiswa menilai Pemerintah tidak serius menangani kabut asap, lantaran telah dua bulan tak juga selesai. “Katanya ini itulah, apa hasilnya ? Jangan hanya omong doang, kalian itu dipilih rakyat, gaji dari rakyat, jangan mengkhianati rakyat,” kata Koordinator Aksi, Galan Viktori.

Mahasiswa juga menyeruakan agar Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla segera mundur karena tidak memenuhi janjinya kepada rakyat. Tak terpenuhinya, menurut mahasiswa terlihat dari kebijakan yang diambil selama setahun yang membuat makin terpuruknya Indonesia.

“Ekonomi terpuruk, hutang bertambah, sepakbola kacau, apalagi ? Dulu berjanji akan membenahi, tapi tidak, semua omong kosong, jangan diperbodoh juga rakyat ini, kami sudah pintar,” sorak pengunjuk rasa.

Untuk itu, mahasiswa meminta Anggota DPRD Sumatera Barat dapat menyampaikan aspirasi mereka kepada pimpinan nomor satu di Indonesia tersebut. “Kami disini mengadu kepada bapak-bapak (Anggota DPRD) yang terhormat yang digaji oleh rakyat, mohon sampaikan keluh kesah kami ini. Kami ingin duduk bersama bapak-bapak pada sidang paripurna sekarang,” sebut mereka.

Sementara itu, sejumlah mahasiswa diterima langsung oleh perwakilan Anggota DPRD Sumbar, Marlis berjanji akan bermediasi terkait tuntutan mahasiswa. “Kita bicarakan, tapi saya minta jangan masuk paripurna, biarlah kita bicarakan di ruang lain dengan Anggota dewan lainnya,” tuturnya.

Mahasiswa sendiri menyetujui permintaan tersebut dan saat ini tengah berdialog dengan sejumlah Anggota DPRD Sumbar. Perlu diketahui, tepat hari ini, 20 Oktober 2015, Pemerintah Joko Widodo dan Jusuf Kalla berumur satu tahun.

Komentar

1 Tahun Jokowi-JK Jokowi-JK Mahasiswa Peristiwa