Rumah Makan Terbakar, Petugas Damkar Diteriaki Maling

Petugas tengah memadamkan api terhadap kebakaran Rumah Makan Pagi Sore, Pondok, Kota Padang. FOTO/YATHADA
Petugas tengah memadamkan api terhadap kebakaran Rumah Makan Pagi Sore, Pondok, Kota Padang. FOTO/YATHADA

Rumah Makan (RM) Pagi Sore yang terletak di Jalan Pondok No. 143, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sabtu (17/5) sekitar pukul 08.30 WIB hangus terbakar.

Kejadian bermula saat seorang pekerja RM tengah asik memasak menggunakan kompor berbahan bakar minyak tanah. Namun, tiba-tiba ia dikagetkan lantaran kompor yang tengah dipakai tersebut meledak.

“Saya tidak tahu pak kenapa bisa meledak. Saat itu saya lagi masak, lalu tiba-tiba kompor itu meledak dan saya langsung lari kasih tahu pemilik,” ungkap Tuti, pekerja yang tengah memasak tersebut.

Selang sekian menit, pemadam kebakaran tiba dengan menurunkan enam unit mobil pemadam kebakaran dan satu water cannon dari Polresta Padang dibantu dengan 35 personel regu Piket C.

Namun, saat tengah memadamkan api, salah seorang pekerja malah meneriaki petugas Damkar pencuri. Pekerja RM itu menduga petugas mencuri sebuah emas hingga adu jotos (tinju) pun terjadi diantara api yang tengah berkobar tersebut.

Bahkan, petugas yang merasa dilecehkan tersebut sempat ingin pergi dari kebakaran. Tetapi, berhasil ditenangkan oleh warga setempat. “Iya, mungkin karena merasa dilecehkan pak, tadi mau pergi petugasnya. Tapi, berhasil ditenangkan oleh warga pak,” kata salah seorang warga, Toto.

Sementara, Kabid Damkar Kota Padang, Edi Asri menyebutkan, kebakaran itu menghanguskan bagian belakang dan lantai dua RM yang berukuran 21 x 15 meter. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi kerugian ditaksir mencapai Rp. 400 juta. Dugaan sementara api berasal dari ledakan kompor minyak tersebut,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pemilik RM, warga, pihak kepolisian dan Damkar masih berdebat terkait kehilangan emas yang terletak di lokasi kejadian tersebut.

Laporan : Yathada

Editor : Ikhwan

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT