Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Rektor Unas : Kampus Harus Progresif Selamatkan Bangsa

06-10-2013-Wisuda-Unas-01

BERKAMPUS – Drs. El Amry Bermawi Putera MA mengatakan, bahwa bangsa Indonesia telah mengalami perubahan yang demikian cepat dalam kurun waktu dua dasarwarsa ini. Hal itu akibat pengaruh global sejak reformasi berlangsung.

Menurutnya, globalisasi tersebut memberikan dampak positif pada aspek teknologi, kegiatan ekonomi  dan komunikasi. Namun juga memberikan dampak negatif, seperti disorientasi nilai budaya, disorder terhadap aturan norma dan etika, serta disharmonisasi dalam kehidupan masyarakat.

“Sehingga menumbuhkan sikap saling curiga, adanya ketidakpercayaan sesama anak bangsa, ketidakpedulian sosial, masa bodoh, frustasi, dan prilaku mudah marah,” kata Rektor dalam acara wisuda dan Dies Natalis ke 64 Unas di JCC Senayan, Jakarta, Minggu, 06/10/2013)

Rektor menjelaskan, karena itu Perguruan Tinggi dituntut tidak berdiam diri dan aktif mengahadapi persoalan bangsa, khususunya mengatasi dampak negatif dari globalsasi dan transformasi nilai budaya global.

“Universitas jangan menjadi menara gading terhadap persoalan negara. Justru kita harus mempunyai langkah progresif  agar dapat menyelamatkan bangsa ini,” kata Rektor.

Rektor menjelaskan, bahwa langkah-langkah progresif yang dapat dilakukan adalah  melakukan konsolidasi budaya. Konsolidasi it dilakukan dengan menumbuhkan kembali dengan menumbuhkan akar budaya religius, berbudi pekerti, toleransi, gotong royong, musyawarah mufakat dalam gerakan nasional dalam bentuk dialoq budaya.

Selain itu, menurut Rektor, Perguruan Tinggi juga perlu terlibat aktif dan konsisten untuk melakukan kajian secara mendalam, merumuskan konsep operasional landasan filosof Pancasila mengenai nilai-nilai budaya bangsa.

“Langkah ini perlu segera dilakukan  agar penguatan  budaya demokrasi beregerak ke arah demokrasi yang sesuai dengan nilai-nilai fundamental yang hidup dalam  maysarakat Indonesia,” ungkap Rektor.

Dalam pidatonya juga, Rektor mengatakan bahwa dunia pendidikan tinggi juga dituntut untuk dapat membentuk lulusan-lulusan baik tingkat diploma maupun sarjana, magister maupun doctor yang berkarakter.

Acara wisuda ini diikuti oleh 722 wisudawan, yang terdiri dari 68 program diploma, 635 program sarjana, dan 19 wisudawan progra magister.

Sumber : KabarKampus.com

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT