Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Prabowo-Hatta Raih 76,9 Persen Suara di Sumbar

Pasangan Prabowo-Hatta menang telak pada 18 dari 19 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat. Hal ini terlihat dari hasil akhir rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Provinsi yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat di Pangeran Beach Hotel, Kota Padang, Jumat (18/7).

Terlihat pasangan Prabowo-Hatta berhasil meraup suara sebanyak 1.797.505 suara di Sumbar. Sedangkan pesaingnya yakni Jokowi-JK hanya berhasil mendapatkan 539.308 suara.

Apabila dipresentasekan, pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan 76,9 persen suara, sedangkan Jokowi-JK hanya bisa meraih 23,1 persen suara. Kemudian untuk suara sah sendiri di Sumatera Barat berjumlah sebanyak 2.336.813 suara.

Sumatera Barat juga sepertinya menjadi tempat raiahan suara tertinggi bagi pasangan Prabowo-Hatta. Terbukti, Prabowo-Hatta berhasil unggul jauh dari Jokowi-JK pada 18 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat.

Sementara, Jokowi-JK hanya berhasil menang telak pada satu Kabupaten/Kota yakni Kepulauan Mentawai dengan meraih 31.440 suara, kemudian Prabowo-Hatta hanya 9.071 suara.

Rapat pleno sendiri berjalan alot dan lancar, walaupun sempat terjadi aksi protes dari sejumlah saksi maupun tim pasangan calon. Salah satunya, protes yang dilayangkan oleh saksi dari tim nomor urut dua kepada KPU Kota Padang.

Saksi tersebut mempertanyakan terkait banyaknya jumlah Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTB) pada data KPU Kota Padang. Namun, KPU Kota Padang sendiri membantah telah mempermainkan data tersebut.

Menurut Ketua KPU Kota Padang, M Sawati pihaknya telah bekerja dengan secara teliti dan tidak memanipulasi data apapun. “Tidak ada kita main-main, itu semua kita cek dan teliti, jadi memang segitu angkanya,” katanya.

Selanjutnya, protes tersebut tidak berjalan begitu lama setelah adanya penjelasan lebih rinci dari KPU Kota Padang.

Sementara, Ketua KPU Sumatera Barat, Amnasmen menyatakan sangat bersyukur atas terlaksananya rapat pleno terbuka rekapitulasi suara tingkat Provinsi tersebut. Menurutnya, KPU Sumbar bisa bekerja lebih cepat dari target KPU Pusat yang menargetkan paling lambat pada Sabtu (19/7) besok.

“Alhamdulillah, ini merupakan capaian yang baik karena kita bisa selesaikan dengan baik dan lancar tanpa adanya kekisruhan. Semuanya tadi aman, walaupun ada protes, tetapi sudah dijawab oleh masing-masing pihak,” katanya.

Komentar
BERITA TERKAIT