Pilkada Padang Putaran Dua Kembali Terancam

Ilustrasi Pilkada
Ilustrasi

Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang (Pemilukada) Kota Padang putaran kedua yang direncanakan pada 16 Januari 2014 kembali terancam terundur. Pasalnya, anggaran Pemilukada putaran kedua sebesar Rp. 8,5 Milyar hingga saat ini masih belum dikucurkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Hal ini berdampak penuh dalam persiapan Pemilukada yang sangat membutuhkan banyak anggaran. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Padang sebagai pelaksana, hanya bisa terpaku, apabila dana anggaran itu sudah dicairkan oleh Pemko Kota Padang.

Dilain hal, persiapan ini juga akan kembali mengundurkan jadwal Pemilukada Padang putaran kedua dari waktu yang telah ditetapkan.

Menanggapi pencairan itu, Kepala DPKA (Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset) Kota Padang Syahrul menyebutkan, Pemko Padang saat ini masih melakukan kajian dalam pencairan dana tersebut.

“Kita tidak bisa main-main dengan anggaran itu, karena itu semua harus dikaji dulu dengan sebaik mungkin,” katanya saat dihubungi via telephone, Sabtu (28/12) pagi.

Syahrul juga menambahkan, anggaran itu harus terlebih dahulu melalui persetujuan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi dalam bentuk tertulis.

“Walaupun Mendagri pernah beberapa waktu lalu mengatakan persetujuannya, tapi itu dalam bentuk langsung. Kalau pencairannya harus dalam bentuk tertulis, dan itulah nantinya tempat bagi Pemko Padang untuk berpijak,” tuturnya.

Surat tertulis dari Mendagri dijadwalkan akan sampai paling lambat pada Senin (30/12) pagi besok, dan bisa diputuskan pada siang harinya. (Pty/ed*wn)

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT